Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Desember 2025

PHYTON : LIBRARY

0

Library merupakan koleksi dari banyaknya modul dan paket yang saling terkait dan dapat digunakan berulang kali. Paket atau package merupakan sebuah direktori yang berisi satu atau lebih modul yang terkait dan saling berhubungan. yang terbagi menjadi 2, yaitu :

  • Python Standard Library, merupakan jenis library yang telah terinstal secara otomatis ketika kita melakukan instalasi Python, seperti : “os”, “datetime”, “re”
  • Python External Library,  merupakan kumpulan kode yang telah dikembangkan oleh orang lain atau komunitas dan disediakan dalam bentuk paket atau modul yang dapat diimpor,

Untuk melakukan instalasi library eksternal, dapat melakukan beberapa cara, antara lain menggunakan PIP dan conda.

  • PIP, merupakan package manager resmi dari Python yang dapat digunakan untuk mengunduh, menginstal, menghapus, dan mengelola package Python dari Python Package Index (PyPI) dan repositori lainnya, biasanya telah terpasang secara otomatis pada Python versi 2.7.9 ke atas atau Python versi 3.4 ke atas.  Jika lokal komputer belum memiliki pip, bisa mengikuti langkah-langkah berikut.
    • Unduh file berikut : https://bootstrap.pypa.io/get-pip.py.
    • Buka terminal dan buka folder tempat Anda menyimpan file yang telah diunduh. Kemudian jalankan perintah berikut. python get-pip.py
      Sekarang, Anda telah menyiapkan pip sebagai package manager yang mendukung instalasi package dan library Python. Untuk melakukan instalasi, Anda bisa mengikuti perintah berikut. pip install <nama-package>, Untuk menghapus package, Anda bisa mengikuti perintah berikut. pip uninstall <nama-package>
  • Conda, merupakan package manager dan environment manager untuk Python, untuk membuat dan mengelola lingkungan (environment) terisolasi atau terpisah satu sama lain, untuk mencegah konflik yang terjadi antar proyek, dapat diinstal melalui Anaconda dan Miniconda.

Berikut library yang populer digunakan di python, antara lain :

  • Library Pengolahan Data, bertujuan untuk membantu dalam manipulasi, analisis, dan pemrosesan data, menyediakan berbagai fungsi dan metode yang memudahkan pengguna untuk melakukan operasi pengolahan data dengan lebih efisien dan cepat, antara lain :
    • Pandas, digunakan untuk pengelolaan dan analisis data, menyediakan struktur data dan alat untuk membantu pengguna dalam melakukan manipulasi, pembersihan, transformasi, dan analisis data dengan mudah dan efisien.
    • NumPy, digunakan untuk scientific computing pada Python, menyediakan objek array multidimensi, berbagai jenis objek lainnya, seperti masked array dan matrix, dll
    • Matplotlib, untuk melakukan visualisasi data.
    • Seaborn, untuk visualisasi data sama seperti matplotlib.
  • Library File Management, untuk serialization yang membantu pengguna dalam mengelola serta berinteraksi dengan berkas dan direktori pada sistem file.antara lain :
    • OS, untuk fungsi-fungsi yang berkaitan dengan sistem operasi, misalnya open(), path(), getcwd(), dan fungsi lainnya.
    • JSON (JavaScript Object Notation) yang memiliki beberapa perbedaan karakteristik dengan pickle, yakni berikut :
      • JSON adalah format text-serialization dan umumnya menggunakan Unicode atau UTF-8. Sementara pickle bersifat binary serialization.
      • JSON dapat dibaca dengan mudah oleh manusia, sementara pickle tidak.
      • JSON dapat dioperasikan dan digunakan di luar ekosistem Python. Pickle adalah Python-specific.
      • JSON secara default hanya dapat merepresentasikan subset dari built-in type pada Python.
      • Pickle dapat merepresentasikan hampir (jika tidak seluruh) tipe Python dan secara default melakukan kompresi data.
    • Pickle, termasuk fungsi Object Serialization pada Python. Pickling adalah istilah untuk mengubah objek menjadi byte stream, sedangkan unpickling adalah perlakuan sebaliknya.
  • Library Web Scraping, untuk membantu pengguna mengumpulkan data dari halaman web. Proses ini disebut sebagai “web scraping” atau “web crawling”, untuk mengekstraksi informasi dari situs web dan menyimpannya dalam format yang dapat diakses dan digunakan dalam analisis atau aplikasi lainnya, meliputi :
    • Beautifulsoup, untuk mengambil data dari halaman web dan mengekstrak informasi yang diperlukan.
    • Urllib, untuk scraping konten dari sebuah website.
  • Library Machine Learning, untuk melakukan pemelajaran mesin, untuk membantu menyelesaikan permasalahan machine learnin, antara lain :
    • Scikit-learn, menyediakan berbagai algoritma pemelajaran mesin siap pakai untuk membantu dalam pengembangan model pemelajaran mesin, pemrosesan data, dan evaluasi kinerja model.
    • TensorFlow, untuk mengembangkan machine learning hingga tahap deployment.
    • PyTorch, dikembangkan oleh Facebook’s AI Research lab (FAIR), menyediakan alat dan kerangka kerja yang kuat untuk mengembangkan model pemelajaran mesin, terutama dalam konteks jaringan saraf tiruan (neural networks).
  • Library Web Development, untuk pengembangan aplikasi web, antara lain :
    • Django, adalah high-level Python web framework yang mendukung pengembangan secara cepat, bersih, serta pragmatis.
    • Flask, adalah web framework untuk Python yang ditujukan untuk membangun aplikasi web. Flask dirancang dengan tujuan menjadi ringan, fleksibel, dan sederhana.
    • FastAPI, adalah web framework untuk Python yang tujuannya merancang dan membangun API dengan cepat, efisien, dan aman, memberikan kinerja yang tinggi, sintaks yang intuitif, serta dukungan otomatisasi dokumentasi yang kuat.

Sabtu, 15 November 2025

PENGANTAR RPA (Robotic Process Automation)

0

RPA (Robotic Process Automation ) merupakan teknologi yang memungkinkan tugas-tugas rutin yang biasanya dilakukan oleh manusia dapat diotomatisasi oleh robot atau software berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dapat menjalankan berbagai pekerjaan yang berulang secara cepat, akurat, dan tanpa henti, dengan mengikuti serangkaian aturan yang telah ditentukan sebelumnya, dapat diterapkan untuk mengotomatisasi proses-proses seperti pengolahan data, pengiriman email, pemrosesan faktur, dll.

RPA menawarkan sejumlah manfaat yang signifikan bagi perusahaan dalam berbagai sektor, antara lain :

  • Efisiensi Operasional, mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan berulang yang sebelumnya dilakukan oleh manusia, sehingga mengurangi kebutuhan akan intervensi manusia dalam proses bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan dan menjalankan tugas-tugas tersebut secara cepat, akurat, dan tanpa henti, sehingga akan meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional perusahaan.
  • Peningkatan Akurasi, robot atau software yang mengoperasikan RPA konsisten dalam menjalankan tugas-tugasnya, menghilangkan faktor human error dan meningkatkan akurasi.
  • Penghematan Biaya, mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia dalam tugas-tugas rutin mengarah pada penghematan biaya yang signifikan, termasuk biaya gaji, pelatihan, manfaat karyawan, dan lainnya.
  • Penyediaan Layanan 24/7, RPA dapat bekerja tanpa henti, sehingga memungkinkan perusahaan untuk menyediakan layanan kepada pelanggan secara terus-menerus, termasuk di luar jam kerja normal. sehingga dapat memberikan respons yang lebih cepat dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
  • Skalabilitas, Robot atau software yang mengoperasikan RPA dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang berubah dan dapat menangani peningkatan beban kerja dengan cepat dan efisien.
  • Pengurangan Kesalahan, dapat mengurangi peluang terjadinya kesalahan yang dapat berdampak negatif pada kualitas layanan, kepatuhan, dan reputasi perusahaan.
  • Peningkatan Fokus pada Tugas yang Bernilai Tinggi, RPA memungkinkan mereka untuk beralih ke tugas-tugas yang memerlukan pemikiran kritis, analisis, dan interaksi manusia yang lebih kompleks.  sehingga karyawan dapat fokus pada kegiatan yang memberikan nilai tambah dan berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan.

Penerapan RPA dapat membawa manfaat yang signifikan bagi perusahaan, termasuk peningkatan efisiensi, penghematan biaya, peningkatan akurasi, dan peningkatan kepuasan pelanggan, meningkatkan daya saing dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Berikut contoh penerapan RPA dalam berbagai sektor industri, antara lain :

  • Sektor Keuangan, dapat digunakan untuk mengotomatisasi proses pemrosesan transaksi, seperti pemrosesan aplikasi pinjaman, pengelolaan akun, dan reconciliasi pembayaran, mengumpulkan data dari berbagai sistem, memvalidasi informasi, dan menjalankan tugas-tugas administratif dengan cepat dan akurat.
  • Sektor Manufaktur, dapat digunakan untuk mengotomatisasi tugas-tugas seperti pemantauan dan pengendalian kualitas, pengolahan pesanan, manajemen inventaris, dan pemeliharaan peralatan, dapat mempercepat siklus produksi, mengurangi human error, dan meningkatkan efisiensi operasional.
  • Sektor Layanan Pelanggan, dapat digunakan dalam sektor layanan pelanggan untuk otomatisasi berbagai tugas, seperti pemrosesan pengaduan pelanggan, pengiriman email responsif, dan pemberian informasi dasar kepada pelanggan, membantu perusahaan meningkatkan responsivitas, mengurangi waktu tunggu pelanggan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
  • Sektor Logistik, dapat digunakan untuk mengotomatisasi proses seperti pemantauan pengiriman, pemrosesan faktur, manajemen inventaris, dan pemantauan persediaan, mengoptimalkan rantai pasok, meningkatkan efisiensi pengiriman, dan mengurangi kesalahan dalam pemrosesan dokumen.
  • Sektor Asuransi, dapat digunakan untuk mengotomatisasi tugas-tugas seperti pengolahan klaim, penilaian risiko, dan pemrosesan polis. mengumpulkan informasi yang diperlukan, memvalidasi data, dan menghasilkan laporan dengan cepat dan akurat, membantu perusahaan mengurangi biaya administrasi dan meningkatkan kecepatan layanan kepada nasabah.
  • Sektor Sumber Daya Manusia, dapat digunakan untuk mengotomatisasi tugas-tugas seperti perekrutan, pengolahan data karyawan, manajemen waktu dan kehadiran, serta administrasi kepegawaian. mengurangi beban administratif, meningkatkan akurasi penggajian, dan membebaskan waktu sumber daya manusia untuk fokus pada kegiatan strategis seperti pengembangan talenta dan manajemen kinerja.

Minggu, 23 Maret 2025

INSTALASI LISTRIK

0

Instalasi listrik merupakan segala jenis kegiatan yang berkaitan dengan pemasangan suatu sistem tenaga listrik pada suatu lokasi atau tempat tertentu, yang meliputi sistem pada pembangkit listrik, transmisi tenaga listrik, distribusi tenaga listrik, dan proteksi tenaga listrik

Proses instalasi listrik meliputi tujuh tahapan, antara lain:

  • Perencanaan,tentukan kebutuhan daya dan pilih peralatan listrik yang sesuai, penataan letak listrik dalam bangunan sekaligus lokasi saklar dan outlet.
  • Persiapan peralatan, pemasangan panel listrik serta menyesuaikan ukuran panel yang sesuai dengan kebutuhan listrik pada rumah.
  • Pemasangan panel listrik, pemasangan dengan benar terhubung ke sumber listrik utama.
  • Pemasangan kabel, untuk menyalurkan daya listrik ke berbagai komponen seperti peralatan dan penerangan, memperhatikan pemasangan dengan benar sesuai standar keselamatan.
  • Pemasangan outlet dan saklar, menempatkan pemasangan outlet dan saklar pada lokasi yang tepat, sesuai dengan prosedur pemasangan
  • Pemasangan perlindungan listrik, meminimalisir dan mencegah hal yang dapat menyebabkan konsleting pada listrik.
  • Pengujian dan verifikasi, memiliki peran untuk memastikan bahwa proses pemasangan sistem sudah berfungsi dengan baik dan sesuai prosedur.

Adapun jenis instalasi listrik yang umum digunakan, meliputi :

  • Berdasarkan aliran arus listrik, terdiri dari :
    • Instalasi arus searah (DC) atau Direct Current, merupakan aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah, yang memiliki polaritas tegangan + dan -
    • Instalasi arus bolak-balik (AC) atau Alternating Current, merupakan arus listrik yang memiliki arah arus yang berubah-ubah secara bolak-balik.
  • Berdasarkan penggunaan energi listrik, antara lain :
    • Instalasi penerangan, merupakan suatu rangkaian beberapa komponen listrik dari sumber ke beban yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya, yang terletak pada suatu tempat atau ruangan berupa titik cahaya sehingga terbentuklah suatu sistem yang mempunyai fungsi untuk penerangan.
    • Instalasi tenaga (mesin listrik), merupakan sebuah pemasangan komponen-komponen  peralatan listrik untuk melayani perubahan energi listrik menjadi tenaga mekanis dan kimia.
  • Berdasarkan tegangan listrik, terdiri dari :
    • Tegangan rendah (Low Voltage = LV), berkisar 50 volt – 1000 volt (1 KV)
    • Tegangan menengah (Medium Voltage =MV), berkisar 1000 Volt (1 KV) – 36.000 Volt (36 KV)
    • Tegangan tinggi (High Voltage = HV), berkisar 36 KV – 150.000 Volt (150 KV).
    • Tegangan ekstra tinggi (Extra High Voltage = EHV), berkisar 150 KV – 750 KV
    • Tegangan ultra tinggi (Ultra High Voltage = UHV), berkisar diatas 750 KV.

Komponen yang sering digunakan dalam instalasi listrik, antara lain :

  • Saklar, berfungsi untuk memutus jaringan listrik atau untuk menghubungkannya.
  • Stop kontak, berfungsi mendistribusikan energi listrik dari instalasi rumah ke beban, seperti televisi, radio, rice cooker, mesin cuci dan alat elektronik lainnya.
  • Pipa, memberikan perlindungan penghantar pada saat mengalami gangguan mekanis dan juga dapat melindungi kabel dari bahaya yang dapat menyebabkan kabel rusak.
  • Isolasi, merupakan sebuah tipe selotip yang sensitif terhadap tekanan listrik alias bersifat stretch, fungsinya untuk menutup atau mengisolasi kabel listrik dan material lainnya yang dapat menghantarkan listrik.
  • MCB (mini circuit breaker ) , berfungsi sebagai sistem proteksi dalam instalasi listrik bila terjadi beban lebih dan hubungan singkat arus listrik (short circuit atau korsleting ).
  • Kabel listrik ELCB ( earth leakage circuit breaker ), berfungsi sebagai proteksi apabila terjadi kebocoran arus listrik atau kesetrum, dengan mendeteksi arus listrik yang tidak seimbang.
  • T-dus, merupakan tempat sambungan kabel atau percabangan kabel sebagai proteksi pertama bagi perlindungan dan pengamanan untuk sambungan-sambungan listrik dan percabangan bagi pipa kelistrikan untuk melindungi instalasi kabel dari kerusakan faktor external.
  • Embodus, merupakan tempat untuk sambungan kabel pada dinding dan sekaligus dipakai sebagai tempat menempel saklar, stop kontak listrik, stop kontak AC, stop kontak kabel telepon dan stop kontak kabel televisi, serta untuk menempelkan aksesoris lain yang berkenaan dengan instalasi listrik pada dinding tembok bangunan.
  • Kotak MCB dan ELCB, berfungsi sebagai tempat atau kotak untuk menempatkan MCB agar instalasi listrik bisa bekerja lebih aman.
  • Bargainser, berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah tinggal dan pengukur jumlah daya listrik yang digunakan rumah tinggal tersebut dalam satuan kWh.
  • Pengaman listrik, berfungsi melindungi atau mengamankan atau mencegah sistem instalasi listrik dari beban arus yang melebihi kemampuannya.
  • Fitting, berfungsi sebagai dudukan lampu seperti lampu pijar, neon, TL, downlight dan jenis lampu lainnya.

Untuk jenis kabel listrik instalasi rumah tangga yang sesuai standar PLN, antara lain :

  • Kabel NYA, Kabel dengan inti tunggal yang berlapis dengan PVC, ukuran kurang lebih 1.5 mm2 cocok untuk instalasi lampu serta stop kontak.
  • Kabel NYM, memiliki 1-4 inti dengan lapisan PVC, lebih tahan lama dibandingkan dengan kabel NYA.
  • Kabel NYY, untuk instalasi listrik rumah di bawah tanah, dengan lapisan yang tebal untuk ketahanan terhadap gigitan tikus.
  • Kabel NYAF, memiliki fleksibilitas yang tinggi dan penghantar tembaga dengan lapisan PVC.
  • Kabel NYFGbY, untuk instalasi listrik bawah tanah. Karena memiliki lapisan pelindung paling tebal dan kapasitas listriknya lebih besar.

Standar warna kabel listrik di Indonesia mengacu pada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), yang diadopsi dari International Electrotechnical Commission (IEC), meliputi :

  • Hitam :
    • Fungsi : Kabel L1 (phase bermuatan positif).
    • Penggunaan : Sebagian besar sirkuit rumah tangga.
    • Perubahan : Dulunya menggunakan warna merah sebelum diperbarui menjadi hitam.
  • Cokelat :
    • Fungsi : Kabel L2 (phase bermuatan positif).
    • Penggunaan : Biasanya untuk kebutuhan daya yang lebih besar, seperti instalasi listrik komersil dan industri.
    • Perubahan : Dulunya menggunakan warna kuning sebelum diperbarui menjadi cokelat.
  • Abu-Abu :
    • Fungsi : Kabel L3 (phase bermuatan positif).
    • Penggunaan : Untuk memasok daya listrik yang lebih besar untuk kebutuhan komersil dan industri modern.
    • Perubahan : Dulunya menggunakan warna hitam sebelum diperbarui menjadi abu-abu.
  • Biru :
    • Fungsi : Kabel netral (bermuatan negatif atau mendekati nol).
    • Penggunaan : Sebagai acuan untuk mengarahkan arus listrik pada sirkuit kembali ke sumber daya asli.
  • Hijau-Kuning :
    • Fungsi : Kabel grounding atau kabel arde.
    • Penggunaan : Sebagai pengaman terhadap arus listrik tidak stabil atau arus bocor dengan mengirimkannya ke bumi.

Simbol dan denah instalasi listrik yang sering digunakan, antara lain :

Jenis sambungan kabel yang umum digunakan dalam instalasi listrik, antara lain :

 

LAMPIRAN :