Rabu, 06 Agustus 2025

MATERI PKWU KERAJINAN : KELAS X

0

A. PENGANTAR 
Kerajinan berasal dari kata “rajin” yang berarti kegiatan yang bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, sedangkan kerajinan berarti produk hasil keterampilan tangan, seperti anyaman, gerabah, rajut, dan lain-lain. Adapun Perajin merupakan orang yang menghasilkan produk kerajinan. Dalam membuat produk kerajinan, faktor keindahan estetik dan efisiensi desain dengan mempertimbangkan proses kreatif yang didalamnya terdiri dari proses observasi/mengetahui (knowing), eksplorasi (exploring), merancang (designing), dan membuat (making/producing)
Posted in   

Jumat, 01 Agustus 2025

ADMINISTRASI DEEP LEARNING PKWU

0

Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam (PM) merupakan pendekatan pembelajaran yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran sesuai prinsip berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu. Untuk mempermudah pemahaman tentang deep learning dapat menggunakan rumus 8-3-3-4, sebagai berikut :
  • 8 Profil Lulusan : Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kewargaan, Penalaran kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi
  • 3 Prinsip Pembelajaran : Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), Menggembirakan (joyful)
  • 3 Pengalaman Belajar, Memahami, Mengaplikasikan, Merefleksikan
  • 4 Kerangka Pembelajaran : Praktik pedagogik, Kemitraan pembelajaran, Lingkungan belajar, Pemanfaatan digital

Selasa, 08 Juli 2025

KODING : PHP

0

PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf  tahun 1995 dengan nama Personal Home Page (PHP) atau Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan kode untuk mengolah data formulir dari web, pada November 1997 PHP/FI 2.0 dirilis dimana interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C, pada Juni 1998 dirilis PHP 3.0 dengan nama Hypertext Preprocessor, tahun 1999 dirilis PHP 4.0, pada Juni 2004 dirilis PHP 5.0 yang memasukkan model pemrograman berorientasi objek, pada versi 5.4 dapat menjalankan kode PHP tanpa menginstall software server. SYNTAKS DASAR PHP Kode PHP dimulai (dibuka) dengan  dan bisa disebut sebagai tag PHP, yang dituliskan sebagai berikut : Berikut fungsi yang ada di PHP, antara lain : echo , Text yang akan dicetak atau ditampilkan harus dibungkus dengan '' atau "",setiap pernyataan (statement) pada kode PHP harus di akhiri dengan titik koma ;. misalnya : atau Komentar, tidak akan ditampilkan di tampilan browser dan tidak akan diproses oleh PHP, komentar hanya ditampilkan sebagai media (sebagai pengingat atau catatan) di text editor saja dengan menambahkan tanda // atau Komentar untuk banyak baris (boleh berapa saja karena tidak terbatas) di awali dengan /* dan di akhiri dengan */, misalnya : Variabel dalam PHP digunakan untuk menampung nilai inputan dari user atau nilai yang didefinisikan, yang memiliki beberapa aturan tentang cara penggunaan dan penulisan variabel, antara lain : Variabel di dalam PHP harus diawali dengan dollar sign atau tanda dollar $. Setelah tanda $, sebuah variabel PHP harus diikuti dengan karakter pertama berupa huruf atau underscore _, kemudian untuk karakter kedua dan seterusnya bisa menggunakan huruf, angka atau underscore (_). Variabel di dalam PHP tidak bisa diawali dengan angka. Minimal panjang variabel adalah 1 karakter setelah tanda $ PHP membedakan variabel yang ditulis dengan huruf besar dan kecil (bersifat case sensitif), Untuk menghindari kesalahan program yang dikarenakan salah merujuk variabel, maka kami sarankan untuk menggunakan huruf kecil untuk seluruh nama variabel Untuk memberikan nilai kepada sebuah variabel, PHP menggunakan tanda sama dengan =, operator sama dengan ini dikenal dengan istilah Assignment Operators. Perintah pemberian nilai kepada sebuah variabel disebut dengan assignment. Jika variabel tersebut belum pernah digunakan dan langsung diberikan nilai awal, maka disebut dengan proses inisialisasi Predefined Variables atau Variabel Sistem PHP adalah beberapa variabel yang telah di definisikan secara sistem oleh PHP, dan sebaiknya tidak membuat variabel dengan nama yang sama, antara lain : $GLOBALS, $_SERVER, $_GET, $_POST, $_FILES, $_COOKIE, $_SESSION, $_REQUEST, $_ENV, $php_errormsg, $HTTP_RAW_POST_DATA, $http_response_header, $argc, $argv, $this. Kebanyakan variabel sistem PHP menggunakan tanda $_ pada awal nama variabel, namun tidak selalu. Untuk lebih lengkapnya kunjungi link  http://www.php.net/reserved.variables. Untuk menampilkan nilai atau isi dari variabel, kalian cukup menampilkannya dengan perintah echo atau print, Variabel dapat dikatakan sebagai inti dari sebuah bahasa pemrograman. Karena melalui variabel inilah kalian memanipulasi data inputan agar menjadi nilai yang diinginkan. Selain variabel, PHP juga menyediakan sebuah solusi lain untuk menampung nilai data dengan konstanta (constant) konstanta (constant) adalah suatu lokasi penyimpanan (dalam memory) yang berisikan nilai yang sifatnya tetap dan tidak bisa diubah sepanjang program berjalan, konstanta dalam PHP bersifat case sensitif, sehingga perbedaan huruf besar dan kecil dianggap berbeda, menganjurkan menggunakan huruf besar untuk penulisan konstanta. Tujuannya agar lebih mudah untuk membedakan konstanta dengan variabel (dimana variabel dianjurkan menggunakan huruf kecil). Untuk membuat konstanta PHP menyediakan 2 cara yaitu : Menggunakan kata kunci (keyword) const, caranya sama dengan menambahkan nilai kepada sebuah variabel, namun didahului kata const. Berikut adalah contoh penulisannya : Menggunakan fungsi define.membutuhkan 2 nilai, yakni nama konstanta, dan nilainya. Seperti contoh kode di bawah ini : PHP juga telah membuat beberapa konstanta yang telah didefinisikan dan tidak bisa diubah nilainya atau Predefined Constant, antara lain : PHP_VERSION, PHP_MAJOR_VERSION, PHP_MINOR_VERSION, PHP_RELEASE_VERSION, PHP_VERSION_ID, PHP_EXTRA_VERSION, PHP_ZTS, PHP_DEBUG, PHP_MAXPATHLEN, PHP_OS, PHP_SAPI, PHP_EOL, PHP_INT_MAX, PHP_INT_SIZE, DEFAULT_INCLUDE_PATH, PEAR_INSTALL_DIR, PEAR_EXTENSION_DIR, PHP_EXTENSION_DIR, PHP_PREFIX, PHP_BINDIR, PHP_BINARY, PHP_MANDIR, PHP_LIBDIR, PHP_DATADIR, __LINE__ , __FILE__ , __DIR__ , __FUNCTION__ , __CLASS__ , __TRAIT__ , __METHOD__, __NAMESPACE__ TIPE DATA PHP Sebuah variabel atau konstanta merupakan tempat dari data yang memiliki tipe tertentu, antara lain : Integer, merupakan tipe data yang berupa angka bulat seperti: 1, 22, dan -172. Tipe data integer umum digunakan untuk data dengan angka bulat, seperti harga barang dan jumlah stok barang. Nilai integer dapat bernilai positif + atau negatif -. Jika nilai tidak diberi tanda, maka diasumsikan nilai tersebut adalah positif Float, atau data floating point, atau real number merupakan tipe data angka yang memiliki bagian desimal di akhir angka, atau memiliki floating point (tanda titik yang menandakan bilangan desimal). Contoh angka float adalah seperti: 0.9 atau 3.14. Ada 2 cara penulisan tipe data float, yaitu : penulisan desimal sehari-hari, seperti 0.17 atau 9.47 penulisan format scientific notation, seperti 0.314E1, atau 12.0E-3. String, berisi text, kalimat, atau kumpulan karakter. Sebagai contoh: a, saya sedang belajar PHP atau tUT0r1al pHp?! semuanya adalah string. Tipe data string adalah tipe data yang paling sering digunakan. Karakter yang didukung saat ini adalah 256 karakter ASCII. List karakter ASCII tersebut dapat dilihat di http://www.ascii-code.com. PHP menyediakan 4 cara penulisan tipe data string, yakni : single quoted, atau tanda petik satu (‘) merupakan cara penulisan string yang paling sederhana dengan menambahkan tanda petik satu di awal dan akhir kalimat.  Untuk string yang di dalamnya juga terdapat tanda petik satu, kalian harus mendahuluinya dengan karakter backslash \ agar tidak dianggap sebagai penutup string. Dan jika di dalam string kalian ingin menulis tanda backslash, kalian harus menulisnya 2 kali \\. double quoted, atau tanda petik dua (").  PHP akan memproses karakter-karakter khusus seperti carriage return \n, dan karakter tab \t dan juga memproses setiap variabel (yang ditandai dengan tanda $ di depan kata). Dikarenakan metode double quoted melakukan pemrosesan terlebih dahulu, maka untuk menampilkan karakter khusus seperti tanda petik ("), tanda dollar (karakter $) dan tanda-tanda khusus lainnya, kalian harus menggunakan backslash (karakter \). heredoc, digunakan untuk membuat tipe data string yang dapat berisi beberapa baris kalimat. ditandai dengan tanda <<< untuk memulai string, lalu diikuti dengan karakter penanda akhir string nowdoc. hampir sama dengan heredoc, namun dengan pengecualian: karakter khusus dan variabel tidak akan diproses oleh PHP, atau mirip dengan single quoted string Boolean, hanya memiliki 2 nilai, yaitu TRUE (benar) dan FALSE (salah/tidak benar), biasanya digunakan dalam operasi logika seperti kondisi if dan perulangan (looping). Penulisan TRUE atau FALSE ini bersifat non-case sensitif, sehingga bisa ditulis true, True atau TRUE. Array, merupakan tipe data bentukan yang terdiri dari kumpulan tipe data lainnya. Menggunakan array akan memudahkan dalam membuat kelompok data, serta menghemat penulisan dan penggunaan variabel. Komponen array terdiri dari pasangan kunci (key) dan nilai (value). Key adalah penunjuk posisi dimana value disimpan. Perhatikan juga bahwa PHP menggunakan tanda panah => untuk memberikan nilai kepada key. Dalam mengakses nilai dari array, kita menggunakan kombinasi $nama_variabel dan nilai key-nya, dengan penulisan sebagai berikut: $nama_variabel[key]. Selain mendefinisikan key secara langsung, PHP juga memperbolehkan penulisan array tanpa key, dan key itu secara otomatis akan diurutkan dari nilai 0, 1, 2, dst. Untuk PHP versi 5.4.x keatas, PHP menyediakan cara yang lebih singkat dalam pembuatan array, atau disebut dengan short syntax array tidak perlu membuat keyword array, tapi langsung membuat tanda kurung siku. Di PHP kalian bisa merangkai string atau menggabungkan string, kalian juga bisa menggabungkan variabel-variabel yang bisa kalian susun menjadi kalimat, simbol titik . berguna untuk menggabungkan string atau menggabungkan variabel. dapat juga menyimpan Array di dalam array yang disebut dengan array multidimensi PERCABANGAN PHP Percabang pada PHP berguna untuk menyaring, memfilter atau membuat tahap validasi dari suatu proses ataupun kode sesuai dengan kondisi yang diinginkan, terdapat beberapa macam percabangan, antara lain : Percabangan if ,hanya bisa digunakan satu kali dalam suatu percabangan lengkap dan menjadi pembuka percabangan, Percabangan elseif bisa digunakan lebih dari satu dalam suatu percabangan lengkap dan penempatannya setelah if dan sebelum else. Percabangan else adalah penutup dalam suatu percabangan lengkap dan hanya bisa digunakan satu kali dalam suatu percabangan lengkap. Percabangan switch case. digunakan untuk memecahkan permasalahan logika dalam PHP. ditujukan untuk kasus-kasus yang lebih sederhana dari pada if, elseif, else. Dalam blok kode switch case (diakhir), kita harus menggunakan statement (kode) break. Karena kalau tidak, setelah sistem berhasil menemukan case yang bernilai TRUE, dia akan tetap mengeksekusi case yang di bawah nya meskipun kondisinya sudah tidak sesuai lagi. PERULANGAN PHP Perulangan pada PHP sangatlah berguna saat berbaur dengan banyak data yang harus diproses dan ditampilkan, Pada PHP ada 4 jenis perulangan yang bisa kalian gunakan: Perulangan for perulangan yang termasuk dalam counted loop, karena bisa menentukan jumlah perulangannya Perulangan while. perulangan yang termasuk dalam uncounted loop. digunakan untuk mengulang sesuatu yang belum jelas jumlah pengulangannya. Namun, bisa digunakan seperti perulangan for sebagai counted loop Perulangan do while.akan selalu melakukan pengulangan sebanyak 1 kali, kemudian melakukan pengecekan kondisi. Perulangan foreach.digunakan untuk mecetak array Perulangan bersarang untuk menyebut perulangan di dalam perulangan. disebut nested loop. bisa memasukkan banyak perulangan di dalam perulangan sesuai kebutuhan FUNGSI PADA PHP Fungsi adalah sekumpulan intruksi yang dibungkus dalam sebuah blok. Tugas yang sama ini akan lebih efektif jika dipisahkan dari program utama dan dirancang menjadi sebuah fungsi. Fungsi (Function) dalam bahasa pemrograman adalah kode program yang dirancang untuk menyelesaikan sebuah tugas tertentu, dan merupakan bagian dari program utama. Kalian dapat membuat fungsi sendiri, atau menggunakan fungsi yang dibuat oleh programmer lain. Dalam dunia pemrograman terdapat istilah lazy programming yang artinya bukanlah programmer yang malas. Tetapi, daripada membuat kode program umum dari dasar, kalian bisa menggunakan fungsi yang telah dibuat oleh programmer lain. PHP bahkan menyediakan ribuan fungsi bawaan yang tersedia untuk membantu kalian dalam merancang program. Mengetahui cara penggunaan fungsi ini akan menghemat waktu pembuatan program dan membuat kode program menjadi lebih efisien. Lazy programming is smart programming. Menggunakan fungsi dalam teori pemrograman sering juga disebut dengan istilah memanggil fungsi (calling a function). Fungsi dipanggil dengan menulis nama dari fungsi tersebut dan diikuti dengan argumen (jika ada). Argumen ditulis di dalam tanda kurung, dan jika jumlah argumen lebih dari satu, maka diantaranya dipisahkan oleh karakter koma. Setelah memproses nilai inputan, hampir semua fungsi akan memberikan nilai hasil pemrosesan tersebut (walaupun ada fungsi yang tidak memberikan nilai). Cara fungsi memberikan nilainya ini sering disebut dengan mengembalikan nilai (return a value). Nilai yang dikembalikan oleh sebuah fungsi dapat ditampung ke dalam variabel, atau langsung ditampilkan ke web browser. Sebuah fungsi dalam memproses data kadang memerlukan beberapa inputan atau nilai masukan. Inputan inilah yang dimaksud dengan argumen. Sebuah fungsi bisa membutuhkan 1, 2, atau 5 argumen, namun bisa juga tidak memerlukan argumen sama sekali. Parameter adalah sebutan lain untuk argumen. Perbedaannya, parameter merujuk kepada inputan fungsi pada saat pendefinisian fungsi tersebut, sedangkan agrumen adalah sebutan untuk inputan fungsi pada saat pemanggilan fungsi
Posted in   

PENGANTAR VISUAL CODE STUDIO

0

Visual Studio Code (VSC) merupakan software code editor buatan microsoft yang ringan tapi sangat powerful yang kompatibel dengan segala jenis sistem operasi seperti windows, macOS, maupun linux. dan bisa berjalan dibeberapa framework seperti JavaScript, TypeScript dan Node.js. serta dilengkapi dengan ekstensi yang beraneka ragam untuk berbagai jenis bahasa pemrograman seperti C++, C#, Java, Python, PHP, Go, sampai. NET,. VSC pertama kali diperkenalkan Microsoft pada tahun 2015, mempunyai fitur-fitir, sebagai berikut : Fitur Pengeditan Dasar, merupakan lembar kerja untuk mulai merangkai coding yang dilengkapi fitur pengeditan seperti : Fitur untuk memformat kode ke bentuk lain sesuai kebutuhan Fitur penyimpanan otomatis Fitur perintah copy paste pada satu atau beberapa barisan coding Fitur pencarian kata kunci tertentu ataupun file, dan masih banyak lainnya. Fitur Mendeteksi Bug Dengan Lebih Cepat (Debugging), Jika ada eror sistem akan langsung menunjukkan di baris mana dan apa yang menjadi kesalahannya. sehingga mempermudah dalam hal mengedit, menyusun, dan mengeksekusi kode berulang kali dalam waktu singkat. Fitur Ekstensi Marketplace, merupakan fitur yang memungkinkan memperbanyak tools-tools di luar yang tersedia dalam visual studio code, dengan instal tools-mengtools tersebut tanpa perlu merancang detail konfigurasi. beberapa ekstensi populer yang bisa diunduh antara lain ESLint, Prettier, Live Server, Vetur, Debuggers, Fitur IntelliSense, dapat membuat coding tidak dari nol dimana sistem akan memberikan rekomendasi kode syntax yang sesuai berdasarkan jenis bahasa pemrograman atau database yang digunakan, cukup klik pada rekomendasi tersebut dan langsung muncul dalam lembar kerjamu. Secara default, IntelliSense hanya mendukung HTML, CSS, JavaScript, dan TypeScript. atau bisa mengunduh IntelliSense khusus melalui ekstensi marketplace. Terminal Support, menyediakan dukungan supaya pengguna tidak beralih di antara dua layar untuk hal yang sama. Sehingga dapat mengeksekusi skrip di terminal secara langsung tanpa membuka terminal tambahan lagi. Git Support, silahkan install GitHub Pull Request and Issues melalui fitur Extension Marketplace. sehingga dapat berbagi kode tanpa berpindah ke software lainnya. Sumber-sumber kode dapat diambil melalui repositori GitHub maupun sebaliknya. Menarik sumber ini juga berarti mengkloning kode yang tersedia di internet. Kode ini nantinya dapat diubah dan simpan kapanpun. Commenting, sangat membantu programmer dalam mengingat atau melacak kode yang sesuai. Selain itu, pihak-pihak yang berkolaborasi dapat memberi saran di dalamnya. Debugging, terdapat pada menu View > Debug. akan muncul panel-panel informasi seperti Variables, Watch, Call Stack, dan Breakpoints. Fungsinya adalah memudahkan editing, compiling, dan looping pada kode yang dibuat. Debugging sudah tersedia untuk Node.js, namun untuk bahasa pemrograman lainnya dapat didownload pada Extension Marketplace. Selain itu dapat menggunakan ekstensi Debugger for Chrome. Cara Install Visual Code Studio, sebagai berikut : Download dari Visual Code Studio di https://code.visualstudio.com/Download. Selanjutnya tentukan installer sesuai sistem operasi yang dipakai, pilih icon yang sesuai maka proses download dimulai tunggu sampai mencapai 100% Klik dua kali pada file hasil download lalu tekan Run untuk menginstall Visual Code Studio. Ikuti instruksi yang muncul di layar sampai menyelesaikan proses instalasi. kemudian klik Finish untuk mengakhiri proses instalasi. Cara Download Extension Visual Code Studio, sebagai berikut : Pada bagian awal  tampilan visual studio code, klik ikon Ekstensi yang berada  di Sidebar. Selanjutnya sistem akan menuju halam ekstensi marketplace. masuk ke kolom pencarian lalu ketik tulisan “ Extension “. Silakan pilih ekstensi yang akan dipakai dengan klik pada tombol Install. Proses instalasi ekstensi sedang berlangsung tunggu sampai mencapai angka 100%. Jika prosesnya  berhasil maka akan terlihat fitur tersebut pada kolom “Installed”. Konsep-Konsep Dasar Dalam Belajar Visual Studio Code, meliputi : Mengubah Tema, caranya tekan tombol Ctrl + K dan Ctrl + T secara berurutan. Selanjutnya akan muncul daftar yang berisi berbagai tema default yang software ini sediakan. atau dapat mengunduh tema lain di Ekstensi Marketplace. Memberikan Perintah Pada Sistem Untuk Mengeksekusi Hasil Coding, Setelah memasukkan seluruh rangkaian coding yang telah dibuat, dengan memberikan perintah agar sistem menjalankan program tersebut dengan klik tombol “run” pada toolbar, yang mempunyai dua opsi yaitu “Start Debugging” dan “Run Without Debugging”. Perbedaannya terletak pada apakah akan menjalankan dengan debugger atau menggunakan software lain seperti Web Browser. Membuka dan Membuat File Baru, Untuk membuka file, dengan menekan tombol Ctrl + O. sedangkan untuk mencari file yang akan dibuka dengan menekan Ctrl + P dan klik file yang muncul. Jika membuat file baru maka klik Ctrl + N untuk “new file” dan klik Ctrl + S untuk menyimpan file. Mengubah Bahasa Pemrograman, dapat beralih dari satu bahasa pemrograman ke yang lain dalam visual code studio  dengan menekan tombol Ctrl + K lalu tekan tombol M. kemudian tinggal tentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan. Mendeteksi Error, Untuk mengetahui error dengan menekan tombol Ctrl + Shift + M. Apabila ternyata ada beberapa error yang terdeteksi, maka bisa menggunakan F8 untuk berpindah dari satu error ke error yang lain. Antarmuka Visual Studio Code, antara lain : Sidebar, Di sisi paling kiri, akan menemukan menu Sidebar yang berisi beberapa panel penting seperti: Explorer untuk menampilkan dan mengelola file proyek. Search untuk mencari teks di seluruh proyek. Source Control untuk integrasi dengan Git. Run & Debug untuk menjalankan dan memantau debugging kode. Extensions untuk mengelola ekstensi tambahan. Editor Utama, tempat menulis kode yang dilengkapi dengan tab. sehingga dapat membuka banyak file sekaligus. Status Bar, Di bagian bawah aplikasi, dapat menemukan status bar berwarna biru. berisikan informasi  seperti bahasa pemrograman file yang sedang dibuka, status Git, dan notifikasi lainnya. Navigasi Dasar, Untuk membuka file kode, dapat klik file-nya sebanyak dua kali di Explorer. Peralihan antar tab dapat dilakukan dengan melakukan klik atau menggunakan shortcut keyboard. dapat mengakses berbagai perintah dengan cepat melalui Command Palette (Ctrl + Shift + P). Membuat dan Mengelola Proyek, langkahnya sebagai berikut : Membuat Folder Proyek: Buatlah folder baru di sistem file Anda, misalnya ProyekWeb. Membuka Folder di VSCode: Di VSCode, pilih File > Open Folder setelah itu pilih folder yang telah Anda buat. Membuat File Baru: Klik ikon New File di Explorer untuk membuat file seperti index.html, style.css, atau app.js. Menyimpan dan Mengatur Struktur Proyek: Gunakan fitur drag-and-drop di Explorer untuk mengatur file dan folder sesuai kebutuhan Anda. Kelebihan dari Visual Code Studio, antara lain : Open-Source, semua aksesnya gratis dengan kualitas bagus . Memori Ringan dan Kecepatan Memadai, Pada dasarnya VS Code telah didesain seringan mungkin agar user  tetap bisa memperoleh kenyamanan dengan Waktu loading cepat dan Kinerja yang tetap lancar walaupun memakai device dengan spesifikasi yang rendah Support Beraneka Ragam Bahasa Pemrograman, menyediakan dukungan yang luas untuk berbagai bahasa pemrograman sehingga cocok untuk developer yang bekerja dengan teknologi berbeda. Memungkinkan Pengerjaan Tugas Secara Otomatis, Sistem pengerjaan tugas yang tertanam dalam Visual Code Studio memungkinkan developer untuk membuat sistem yang otomatis pada tugas yang sifatnya repetitif,, Contohnya di sini seperti membangun, menguji, dan melakukan deploy proyek sehingga meningkatkan produktivitas. Kekurangan Visual Code Studio, antara lain : Kebutuhan Set Up yang Cukup Rumit, membutuhkan pelaksanaan set up secara manual untuk mengaktifkan fitur compile, debug, dan bahasa secara spesifik. Ketergantungan Pada Plugins, perlu menginstal plugin untuk fungsi dasar seperti IntelliSense, penyorotan pada syntax tertentu, dan debugging.
Posted in   

Senin, 02 Juni 2025

DOLAN NANG MAGELANG

0

Perjalanan dimulai habis sholat mahgrib melalui pintu gerbang tol cigombong bocimi menuju tol jagorawi, dan keluar untuk masuk ke tol cibitung, dilanjut tol cikampek dan masuk tol cipali, beristirahat di rest area subang untuk istirahat dan sholat.

EKSPLORE CIANJUR SELATAN

0

Perjalanan dimulai selepas sholat jumat menuju Pelabuhan Ratu lewat jalur Cikidang dan janjian ketemuan di pantai Karang hawu dengan rombongan yang sudah berangkat lebih awal yang langsung ke Geyser Cisolok. Setelah menikmati pantai karang hawu, kami mencari penginapan di daerah pantai Cimaja. Alhamdulillah kami menemukan Villa di pinggir pantai Cimaja yang terdapat bebatuan besar, sehingga menambah suasana mirip di daera bangka belitung. Malam harinya kami mencari ikan segar untuk menu makan malam, dengan menggunakan fasilitas memasak yang ada di villa, diiringi karaokean dari tamu yang lain. Tak terasa jam sudah beranjak malam dan kami berisitirahat untuk kegiatan berikutnya. Setelah sholat subuh kami berjalan-jalan dipantai dan bermain air, setelah puas bermain kami bersiap untuk melanjutkan perjalanan menelusuri jalur pantai selatan. Perjalanan dimulai lewat bagbagan menuju loji dilanjut ke kiara 2, dan beristirahat di jampang kulon untuk membeli beras merah dan hitam, diteruskan ke surade sampai pom bensin terakhir untuk istirahat dan mengisi BBM. Setelah istirahat perjalanan dilanjutkan ke arah cikaso dan diteruskan ke daerah tegal buleud untuk istirahat di warung makan dan sholat. Perjalanan dilanjutkan ke karang potong sindang barang untuk berwisata dan istirahat serta sholat, setelah puas di karang potong dilanjutkan menuju pantai citanggeuleuk garut. Sekitar mahgrib sampai di pantai citanggeuleuk dan dilanjutkan mencari penginapan dan istirahat serta sholat. Malam di pantai citanggeleuk dimulai dengan memasak makan malam dengan menu nasi liwet, ikan dan mie telor serta kopi. Setelah sholat subuh dan membuat sarapan pagi menu nasi goreng serta kopi, kami lanjut bermain ke pantai citanggeuleuk, dengan panorama karang yang indah dan bermain MTV, setelah puas bermain dilanjut mandi untuk persiapan pulang. Rute jalur pulang dimulai dari pantai citanggeuleuk, menuju sindang barang, terus ambil arah ke cianjur melewati daerah cibinong dan berisitrahat di curug sawer yabng terletak dipinggir jalan mirip airterjun lembah anai di bukit tinggi. Perjalanan dilanjutkan melewati daerah pagelaran, sukanegara dan beristirahat di rumah makan kebun teh untuk makan dan sholat. Perjalanan dilanjutkan ke daerah Campaka dan diteruskan ke daerah cibeber dan keluar di pasir hayam. Di pasir hayam kita mencari informasi lalulintas puncak dan sukabumi, akhirnya diputuskan lewat sukabumi karena puncak ditutup, perjalanan dilanjutkan lewat daerah warung kondang, gekbrong untuk istirahat dan sholat di masjid biru perbatasan cianjur sukabumi. Setelah selesai istirahat perjalananan dilanjutkan ke sukabumi dan dilanjutkan ke daerah cisaat, cibadak dan cicurug, alhamdulillah maghrib sampai di rumah, sampai jumpa trip berikutnya....

Rabu, 07 Mei 2025

QUIZ BEP

0

 Quiz BEP ini untuk menguji kemampuan anda dalam memahami tentang Break Event Point. Selamat mengerjakan, jangan lupa tulis nama dan kelas dengan jelas, terima kasih

Jumat, 02 Mei 2025

BEP TIME

0

BEP TIME untuk mengetahui kemampuan awal anda dalam memahami tentang konsep break event point atau titik impas. Selamat mengerjakan, jangan lupa tulis nama dan kelas dengan jelas, terima kasih.

 
  SILAHKAN UNDUH simulasi bep 

COST TIME

0

 COST TIME untuk mengetahui kemampuan awal anda dalam memahami tentang konsep biaya dan harga. Selamat mengerjakan, jangan lupa tulis nama dan kelas dengan jelas, terima kasih.

 

LAPORAN PRAKTIK PKWU

0

 A. PENGANTAR

Laporan kegiatan sangat diperlukan, sebagai administrasi dan bukti pelaksanaan kegiatan, yang meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Secara umum laporan kegiatan berfungsi sebagai berikut :

    1. Bahan Evaluasi, untuk mengetahui hal-hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga dapat dicarikan solusinya untuk kegiatan berikutnya
    2. Pengambilan Keputusan, untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan kegiatan berikutnya
    3. Bukti Kegiatan, untuk memberikan pertanggungjawaban secara tertulis kepada pihak yang berkepentingan terhadap kegiatan tersebut

Posted in   

BREAK EVEN POINT

0

 A. PENGANTAR

Break Event Point (BEP) sering disebut dengan Titik Impas atau orang awam menyebutnya Balik Modal, merupakan kondisi dimana suatu usaha mencapai posisi tidak untung dan tidak rugi atau jumlah biaya produksi sama dengan jumlah pendapatan.

Posted in   

BIAYA DAN HARGA

0

 A. PENGANTAR

Salah satu komponen terpenting dalam usaha/bisnis adalah biaya, hampir semua proses kegiatan produksi membutuhkan biaya, misalnya untuk pembelian bahan, pembayaran upah, transportasi, dll. Secara umum biaya merupakan besaran uang atau nilai moneter yang dikeluarkan untuk menjalankan sebuah usaha/bisnis, yang dikelompokan dalam beberapa jenis dan klasifikasi yang sering disebut dengan akuntasi biaya.

Posted in   

KODING : JAVA

0

 Proyek Java dimulai tahun 1991 oleh James Gosling, bernama Oak, diubah menjadi Green, akhirnya menjadi Java yang terinspirasi dari asal kopi yang diminum dari Pulau Jawa, sehingga logo Java bentuknya seperti secangkir kopi, Java versi pertama (1.0) dirilis pada tahun 1996 dan terus berkembang sampai JAVA SE 15 tahun 2020, Java merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan dari bahasa C yang menggunakan paradigma OOP (Object Oriented Programming)

untuk menjalankan program JAVA diperlukan JVM (Java Virtual Machine) yang merupakan mesin virtual untuk menjalankan program Java, adapun proses yang dilakukan saat coding java antara lain :

  • Menulis kode program Java, menghasilkan file dengan nama Program.java
  • Melakukan Compile, file Program.java kemudian di-compiledengan compiler (javac) dan akan menghasilkan file Program.class
  • Menjalankan Program,file Program.class merupakan file yang berisi bytecode yang akan dieksekusi oleh JVM, sehingga program berjalan

Peralatan yang dibutuhkan untuk coding Java antara lain :

Struktur program Java secara umum dibagi menjadi 4 bagian, yaitu :

  • Deklarasi Package, merupakan sebuah folder yang berisi sekumpulan program Java, dilakukan saat membuat program atau aplikasi, nama package mengikuti nama domain yang mengeluarkan program, penulisan nama domain dibalik, lalu diikuti nama programnya, misalnya : package id.my.trie.program;
  • Impor Library, merupakan sekumpulan class dan fungsi yang bisa kita gunakan dalam membuat program, misalnya : import java.util.Scanner;
  • Bagian Class, setiap program harus dibungkus di dalam class agar nanti bisa dibuat menjadi objek, Blok class dibuka dengan tanda kurung kurawal { kemudian ditutup atau diakhiri dengan }, yang diisi dengan method atau fungsi-fungsi dan juga variabel, misalnya :
    class NamaProgram {
        public static void main(String args[]){
            System.out.println("Hello World");
        }
    }
  • Method Main, atau fungsi main() merupakan blok program yang akan dieksekusi pertama kali, dan wajib dibuat agar bisa dieksekusi, Method main() memiliki parameter args[]. Parameter ini nanti akan menyimpan sebuah nilai dari argumen di command line, misalnya :
    public static void main(String args[]){
        System.out.println("Hello World");
    }

Aturan Penulisan Sintaks Java, meliputi :

  • Case Sensitive, artinya huruf besar atau kapital dan huruf kecil dibedakan,Gaya penulisan case (case style) yang digunakan oleh Java adalah :
    • camelCase, misalnya : String namaSaya = "Dian";
    • PascalCase, misalnya : class HelloWOrld {//...}
    • ALL UPPER, misalnya : public final String DB_NAME = "petanikode";
  • String, merupakan kumpulan dari karakter, penulisannya :
    • Tanda petik ganda ("...") untuk membuat string, misalnya "Hello world"
    • Tanda petik tunggal ('...') untuk membuat karakter, misalnya 'Hello world'
  • Komentar, merupakan bagian program yang tidak akan dieksekusi oleh komputer, digunakan untuk : Memberi keterangan pada kode program; Menonaktifkan fungsi tertentu; Membuat dokumentasi. Penulisannya menggunakan : Garis miring ganda (//) untuk komentar satu baris; Garis miring bintang (/*...*/) untuk komentar yang lebih dari satu baris. Contoh :
    public static void main(String args[]){
        // ini adalah komentar satu baris
        System.out.println("Hello World");
        // komentar akan diabaikan oleh komputer
        // berikut ini fungsi yang di-non-aktifkan dengan komentar 
        // System.out.println("Hello World");
        /*
        Ini adalah penulisan komentar
        yang lebih dari
        satu baris
        */
    }
  • Blok program, merupakan kumpulan dari statement dan ekspresi yang dibungkus menjadi satu, dibuka dengan kurung kurawal { dan ditutup dengan }, Contohnya :
    // blok program main
    public static void main(String args[]){
        System.out.println("Hello World");
        System.out.println("Hello Kode");
        // blok program if
        if( true ){
            System.out.println('True');
        }
        // blok program for
        for ( int i = 0; i<10; i++){
            System.out.println("Perulangan ke"+i);
        }
    }
  • Statement dan ekspresi, merupakan bagian terkecil dalam program, diakhiri dengan titik koma (;), Contohnya :
    System.out.println("Apa kabar?");
    var x = 3;
    var y = 8;
    var z = x + y;

JAVA menyediakan fungsi untuk membuat program, antara lain :

  • Fungsi Input, dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu teks dan GUI, yang meliputi class :
    • Class Scanner, merupakan class yang menyediakan fungsi-fungsi untuk mengambil input dari keyboard, misalnya :
      // mengimpor Scanner ke program
      import java.util.Scanner;
      public class DataKaryawan {
          public static void main(String[] args) {
              // deklarasi variabel
              String nama, alamat;
              int usia, gaji;
              // membuat scanner baru
              Scanner keyboard = new Scanner(System.in);
              // Tampilkan output ke user
              System.out.println("### Pendataan Karyawan PT. Petani Kode ###");
              System.out.print("Nama karyawan: ");
              // menggunakan scanner dan menyimpan apa yang diketik di variabel nama
              nama = keyboard.nextLine();
              // Tampilkan outpu lagi
              System.out.print("Alamat: ");
              // menggunakan scanner lagi
              alamat = keyboard.nextLine();
              System.out.print("Usia: ");
              usia = keyboard.nextInt();
              System.out.print("Gaji: ");
              gaji = keyboard.nextInt();
    • Class BufferReader, digunakan untuk membaca input dari keyboard, file dan jaringan, yang terletak di dalam paket java.io, misalnya :
      import java.io.BufferedReader;
      import java.io.IOException;
      import java.io.InputStreamReader;
      public class ContohBufferReader {
          public static void main(String[] args) throws IOException {
              String nama;
              // Membuat objek inputstream
              InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);
              // membuat objek bufferreader
              BufferedReader br = new BufferedReader(isr);
              // Mengisi variabel nama dengan Bufferreader
              System.out.print("Inputkan nama: ");
              nama = br.readLine();
              // tampilkan output isi variabel nama
              System.out.println("Nama kamu adalah " + nama);
          }
      }
    • Class Console, hanya bisa digunakan di lingkungan console saja, seperti Terminal dan CMD, misalnya :
      import java.io.Console;
      public class InputConsole {
          public static void main(String[] args) {
              String nama;
              int usia;
              // membuat objek console
              Console con = System.console();
              // mengisi variabel nama dan usia dengan console
              System.out.print("Inputkan nama: ");
              nama = con.readLine();
              System.out.print("Inputkan usia: ");
              usia = Integer.parseInt(con.readLine());
              // menampilkan isi variabel nama dan usia
              System.out.println("Nama kamu adalah: " + nama);
              System.out.println("Saat ini berusia " + usia + " tahun");
          }
      }
  • Fungsi Output, untuk menampilkan input, yang terdiri dari beberapa fungsi, antara lain :
    • Fungsi System.out.print(), akan menampilkan teks apa adanya, misalnya :
      public static void main(String[] args) {
              System.out.print("ini teks yang dicetak dengan print()");
      }
    • Fungsi System.out.println(), akan menampilkan teks dengan ditambah baris baru, misalnya :
      public static void main(String[] args) {
              System.out.println("sedangkan ini teks yang dicetak dengan println()");
      }
    • Fungsi System.out.format(), untuk menggabungkan String yang lebih kompleks, misalnya :
      public class FormatString {
          public static void main(String[] args) {
              String namaDepan = "Petani";
              String namaBelakang = "Kode";
              System.out.format("Nama saya %s %s %n", namaDepan, namaBelakang);
          }
      }

Variabel dan tipe data pada JAVA meliputi :

  • Tipe data pada Java, terdiri dari :
    • char: Tipe data karakter, contoh Z
    • int: angka atau bilangan bulat, contoh 29
    • float: bilangan desimal, contoh 2.1
    • double: bilangan desimal juga, tapi lebih besar kapasitasnya, contoh 2.1
    • String: kumpulan dari karakter yang membentuk teks, contoh Hello World!
    • boolean: tipe data yang hanya bernilai true dan false
  • Aturan yang harus diikuti dalam penulisan variabel, antara lain :
    • Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci dari Java (reserved word) seperti ifforswitch, dll.
    • Nama variabel boleh menggunakan huruf, angka (0-9), garis bawah (underscore), dan symbol dollar ($), namun penggunaan garis bawah dan symbol lebih baik dihindari.
    • Nama variabel harus diawali dengan huruf kecil, karena Java menggunakan gaya CamelCase.
    • Apabila nama variabel lebih dari 1 suku kata, maka kata ke-2 dituliskan dengan diawali dengan huruf besar dan seterusnya, contoh namaVariabel
  • Konversi, mengubah type data ke jenis yang lain

Ada enam jenis kelompok operator dalam pemrograman Java, yaitu :

  • Operator Aritmatika, digunakan untuk melakukan operasi aritmatika, terdiri dari : penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (\), sisa bagi (%), misalnya :
    import java.util.Scanner;
    public class OperatorAritmatika {
        public static void main(String[] args) {
            int angka1;
            int angka2;
            int hasil;
            Scanner keyboard = new Scanner(System.in);
            System.out.print("Input angka-1: ");
            angka1 = keyboard.nextInt();
            System.out.print("Input angka-2: ");
            angka2 = keyboard.nextInt();
            // penjumlahan
            hasil = angka1 + angka2;
            System.out.println("Hasil = " + hasil);
            System.out.print("Input angka-1: ");
            angka1 = keyboard.nextInt();
            System.out.print("Input angka-2: ");
            angka2 = keyboard.nextInt();
            // pengurangan
            hasil = angka1 - angka2;
            System.out.println("Hasil = " + hasil);
             System.out.print("Input angka-1: ");
            angka1 = keyboard.nextInt();
            System.out.print("Input angka-2: ");
            angka2 = keyboard.nextInt();
            // perkalian
            hasil = angka1 * angka2;
            System.out.println("Hasil = " + hasil);
            System.out.print("Input angka-1: ");
            angka1 = keyboard.nextInt();
            System.out.print("Input angka-2: ");
            angka2 = keyboard.nextInt();
            // Pembagian
            hasil = angka1 / angka2;
            System.out.println("Hasil = " + hasil);
            System.out.print("Input angka-1: ");
            angka1 = keyboard.nextInt();
            System.out.print("Input angka-2: ");
            angka2 = keyboard.nextInt();
            // Sisa Bagi
            hasil = angka1 % angka2;
            System.out.println("Hasil = " + hasil);
        }
    }
  • Operator Penugasan (Assignment Operator), fungsinya untuk memberikan tugas pada variabel tertentu, biasanya untuk mengisi nilai, terdiri dari : pengisian nilai (=), isi penjumlahan (+=), isi pengurangan (-=), isi perkalian (*=), isi pembagian (\=), isi sisa bagi (%=), misalnya :
    public class OperatorPenugasan {
        public static void main(String[] args) {
            int a;
            int b;
            // Pengisian nilai
            a = 5;
            b = 10;
            // penambahan
            b += a;
            // sekarang b = 15
            System.out.println("Penambahan : " + b);
            // pengurangan
            b -= a;
            // sekarang b = 10 (karena 15-5)
            System.out.println("Pengurangan : " + b);
            // perkalian
            b *= a;
            // sekarang b = 50 (karena 10*5)
            System.out.println("Perkalian : " + b);
            // Pembagian
            b /= a;
            // sekarang b=10
            System.out.println("Pembagian : " + b);
            // Sisa bagi
            b %= a;
            // sekarang b=0
            System.out.println("Sisa Bagi: " + b);
        }
    }
  • Operator Pembanding, dikenal dengan operator relasi, nilai yang dihasilkan dari operator ini berupa boolean, yaitu : true dan false, terdiri dari : lebih besar (>), lebih kecil (<), sama dengan (==), tidak sama dengan (!=), lebih besar sama dengan (>=),lebih kecil sama dengan (<=), misalnya :
    public class OperatorPembanding {
        public static void main(String[] args) {
            int nilaiA = 12;
            int nilaiB = 4;
            boolean hasil;
            // apakah A lebih besar dari B?
            hasil = nilaiA > nilaiB;
            System.out.println(hasil);
            // apakah A lebih kecil dari B?
            hasil = nilaiA < nilaiB;
            System.out.println(hasil);
            // apakah A lebih besar sama dengan B?
            hasil = nilaiA >= nilaiB;
            System.out.println(hasil);
            // apakah A lebih kecil sama dengan B?
            hasil = nilaiA <= nilaiB;
            System.out.println(hasil);
            // apakah nilai A sama dengan B?
            hasil = nilaiA == nilaiB;
            System.out.println(hasil);
            // apakah nilai A tidak sama dengan B?
            hasil = nilaiA != nilaiB;
            System.out.println(hasil);
        }
    }
  • Operator Logika, digunakan untuk membuat operasi logika, terdiri dari : and (&&), or (||), negasi (!)
  • Operator Bitwise, digunakan untuk operasi bit (biner) berlaku untuk tipe data intlongshortchar, dan byte terdiri dari : AND (&), OR (|), negasi (~), XOR (^), Left Shift (<<), Right Shift (>>), Left Shift unsigned (<<<), Right Shift unsigned (>>>),
  • Operator Ternary, seperti membuat pertanyaan, simbolnya menggunakan tanda tanya (?) dan titik-dua (:) untuk memisah jawabannya, misalnya :
    public class OperatorTernary {
        public static void main(String[] args) {
            boolean suka = true;
            String jawaban;
            // menggunakan operator ternary
            jawaban = suka ? "iya" : "tidak";
            // menampilkan jawaban
            System.out.println(jawaban);
        }
    }
    

Percabanagan dalam JAVA ada 3 jenis, yaitu :

  • Percabangan IF, hanya memiliki satu pilihan, hanya akan dikerjakan kalau kondisinya benar, misalnya :
    import java.util.Scanner;
    public class Hadiah {
        public static void main(String[] args) {
            // membuat variabel belanja dan scanner
            int belanja = 0;
            Scanner scan = new Scanner(System.in);
            // mengambil input
            System.out.print("Total Belanjaan: Rp ");
            belanja = scan.nextInt();
            // cek apakah dia belanja di atas 100000
            if ( belanja > 100000 ) {
                System.out.println("Selamat, anda mendapatkan hadiah!");
            }
            System.out.println("Terima kasih...");
        }
    }
  • Percabangan IF/ELSE, memiliki pilihan alternatif kalau kondisinya salah, misalnya :
    import java.util.Scanner;
    public class CekKelulusan {
        public static void main(String[] args) {
            // membuat variabel dan Scanner
            int nilai;
            String nama;
            Scanner scan = new Scanner(System.in);
            // mengambil input
            System.out.print("Nama: ");
            nama = scan.nextLine();
            System.out.print("Nilai: ");
            nilai = scan.nextInt();
            // cek apakah dia lulus atau tidak
            if( nilai >= 70 ) {
                System.out.println("Selemat " + nama + ", anda lulus!");
            } else {
                System.out.println("Maaf " + nama + ", anda gagal");
            }
        }
    }
  • Percabangan IF/ELSE/IF atau SWITCH/CASE, memiliki lebih dari dua pilihan, misalnya :
    import java.util.Scanner;
    public class HitungGrade {
        public static void main(String[] args) {
            // membuat variabel dan scanner
            int nilai;
            String grade;
            Scanner scan = new Scanner(System.in);
            // mengambil input
            System.out.print("Inputkan nilai: ");
            nilai = scan.nextInt();
            // tentukan grade-nya
            if ( nilai >= 90 ) {
                grade = "A";
            } else if ( nilai >= 80 ){
                grade = "B+";
            } else if ( nilai >= 70 ){
                grade = "B";
            } else if ( nilai >= 60 ){
                grade = "C+";
            } else if ( nilai >= 50 ){
                grade = "C";
            } else if ( nilai >= 40 ){
                grade = "D";
            } else {
                grade = "E";
            }
            // cetak hasilnya
            System.out.println("Grade: " + grade);
        }
    }
    atau :
    import java.util.Scanner;
    public class LampuLalulintas {
        public static void main(String[] args) {
            // membuat variabel dan Scanner
            String lampu;
            Scanner scan = new Scanner(System.in);
            // mengambil input
            System.out.print("Inputkan nama warna: ");
            lampu = scan.nextLine();
            switch(lampu){
                case "merah":
                    System.out.println("Lampu merah, berhenti!");
                    break;
                case "kuning":
                    System.out.println("Lampu kuning, harap hati-hati!");
                    break;
                case "hijau":
                    System.out.println("Lampu hijau, silakan jalan!");
                    break;
                default:
                    System.out.println("Warna lampu salah!");
            }
        }
    }
    
  • Percabangan dalam Percabangan (Nested), atau sering disebut nested if, misalnya :
    import java.util.Scanner;
    public class Kasir {
        public static void main(String[] args) {
            // deklarasi variabel dan Scanner
            int belanjaan, diskon, bayar;
            String kartu;
            Scanner scan = new Scanner(System.in);
            // mengambil input
            System.out.print("Apakah ada kartu member: ");
            kartu = scan.nextLine();
            System.out.print("Total belanjaan: ");
            belanjaan = scan.nextInt();
            // proses
            if (kartu.equalsIgnoreCase("ya")) {
                if (belanjaan > 500000) {
                    diskon = 50000;
                } else if (belanjaan > 100000) {
                    diskon = 15000;
                } else {
                    diskon = 0;
                }
            } else {
                if (belanjaan > 100000) {
                    diskon = 5000;
                } else {
                    diskon = 0;
                }
            }
            // total yang harus dibayar
            bayar = belanjaan - diskon;
            // output
            System.out.println("Total Bayar: Rp " + bayar);
        }  
    }
  • Menggunakan Operator Logika dalam Percabangan, bisa membuat percabangan menjadi lebih singkat, misalnya :
    public class Tilang {
        public static void main(String[] args) {
            boolean SIM = false;
            boolean STNK = true;
            // cek apakah dia akan ditilang atau tidak
            if(SIM == true){
                if( STNK == true ) {
                    System.out.println("Tidak ditilang!");
                }
            } else {
                System.out.println("Anda ditilang!");
            }
        }
    }

Perulangan dalam pemrograman JAVA dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Counted loop: Perulangan yang jumlah pengulangannya terhitung atau tentu, terdiri dari :
    • perulangan For, misalnya :
      class Bintang{
          public static void main(String[] args){
              for(int i=0; i <= 5; i++){
                  System.out.println("*****");
              }
          }
      }
    • perulangan For each, misalnya :
      public class PerulanganForeach {
          public static void main(String[] args) {
              // membuat array
              int angka[] = {3,1,42,24,12};
              // menggunakan perulangan For each untuk menampilkan angka
              for( int x : angka ){
                  System.out.print(x + " ");
              }
          }
      }
  • Uncounted loop: Perulangan yang jumlah pengulangannya tidak terhitung atau tidak tentu, terdiri dari :
    • perulangan While, misalnya :
      int i = 0;
      while ( i <= 10 ){
          // blok kode yang akan diulang
          System.out.println('Perulangan ke-' + i);
          // increment nilai i
          i++;
      }
    • perulangan Do/While, misalnya :
      public class PerulanganDoWhile {
          public static void main(String[] args) {
              // membuat variabel
              int i = 0;
              do {
                  System.out.println("perulangan ke-" + i);
                  i++;
              } while ( i <= 10);
          }
      }
  • Parulangan Bersarang (Nested Loop), misalnya :
    public class PerulanganBersarang {
        public static void main(String[] args) {
            // membuat variabel
            int x, y;
            // melakukan parulang sebnayan x dan y kali
            for (x = 0; x <= 5; x++){
                for( y = 0; y <= 3; y++){
                    System.out.format("Perulangan [x=%d, y=%d] %n", x, y);
                }
            }
        }
    }

Array adalah sebuah variabel yang bisa menyimpan banyak data dalam satu variabel, menggunakan indeks untuk memudahkan akses terhadap data yang disimpannya, Indeks array selalu dimulai dari 0, menggunakan kurung siku [] untuk membuat array, macamnya meliputi :

  • Array multi dimensi, merupakan array yang memiliki lebih dari satu dimensi, atau array di dalam array, misalnya :
    import java.util.Scanner;
    public class RuangKelas {
        public static void main(String[] args) {
            // Membuat Array dan Scanner
            String[][] meja = new String[2][3];
            Scanner scan = new Scanner(System.in);
            // mengisi setiap meja
            for(int bar = 0; bar < meja.length; bar++){
                for(int kol = 0; kol < meja[bar].length; kol++){
                    System.out.format("Siapa yang akan duduk di meja (%d,%d): ", bar, kol);
                    meja[bar][kol] = scan.nextLine();
                }
            }
            // menampilkan isi Array
            System.out.println("-------------------------");
            for(int bar = 0; bar < meja.length; bar++){
                for(int kol = 0; kol < meja[bar].length; kol++){
                    System.out.format("| %s | \t", meja[bar][kol]);
                }
                System.out.println("");
            }
            System.out.println("-------------------------");
        }
    }
  • Array list, merupakan sebuah class yang memungkinkan membuat sebuah objek untuk menampung apapun, untuk menggunakan Array List, harus mengimpornya terlebih dahulu, misalnya :
    import java.util.ArrayList;
    public class Doraemon {
        public static void main(String[] args) {
            // membuat objek array list
            ArrayList kantongAjaib = new ArrayList();
            // Mengisi kantong ajaib dengan 5 benda
            kantongAjaib.add("Senter Pembesar");
            kantongAjaib.add(532);
            kantongAjaib.add("tikus");
            kantongAjaib.add(1231234.132);
            kantongAjaib.add(true);
            // menghapus tikus dari kantong ajaib
            kantongAjaib.remove("tikus");
            // Menampilkan isi kantong ajaib
            System.out.println(kantongAjaib);
            // menampilkan banyak isi kantong ajaib
            System.out.println("Kantong ajaib berisi "+ kantongAjaib.size() +" item");
        }
    }

Prosedur/fungsi/method yang selanjutnya disebut fungsi, dapat memecah program menjadi sub-sub program, sehingga kita bisa membuat program lebih efisien, dimana :

  • Prosedur adalah sebutan untuk fungsi yang tidak mengembalikan nilai. Fungsi ini biasanya ditandai dengan kata kunci void.
  • Fungsi adalah sebutan untuk fungsi yang mengembalikan nilai.
  • Method adalah fungsi yang berada di dalam Class. Sebutan ini, biasanya digunakan pada OOP

misalnya :

class BelajarFungsi {
    
    // membuat fungsi ucapSalam()
    static void ucapSalam(){
        System.out.println("Selamat Pagi");
    }
    // membuat fungsi main()
    public static void main(String[] args){
        // memanggil/eksekusi fungsi ucapSalam()
        ucapSalam();
    }
}

 

Posted in   

KODING : CSS

0

 CSS atau Cascading Style Sheet digunakan untuk mengatur tampilan elemen yang tertulis dalam bahasa markup, berfungsi untuk memisahkan konten dari tampilan visualnya di situs, dibuat dan dikembangkan oleh W3C (World Wide Web Consortium) pada tahun 1996 dan sekarang sudah versi CSS3. HTML dan CSS memiliki keterikatan yang erat. Karena HTML adalah bahasa markup (fondasi situs) dan CSS memperbaiki style (untuk semua aspek yang terkait dengan tampilan website), maka kedua bahasa pemrograman ini harus berjalan beriringan.

Komponen CSS terdiri dari 2 bagian, yaitu :

  • Selector, digunakan untuk mencari bagian mana dari HTML yang ingin disisipi kode CSS. Ada 6 macam selektor yaitu :
    • Selektor Tag, atau Type Selector. Selektor ini akan memilih elemen berdasarkan nama tag, misalnya :
      • p {
            color: blue;
        }
    • Selektor Class, selektor yang memilih elemen berdasarkan nama class yang diberikan. Selektor class dibuat dengan tanda titik di depannya, misalnya :
      • .pink {
          color: white;
          background: pink;
          padding: 5px;
        }
    • Selektor ID, Hanya boleh digunakan oleh satu elemen saja. ditandai dengan tanda pagar (#) di depannya, misalnya :
      • #header {
            background: teal;
            color: white;
            height: 100px;
            padding: 50px;
        }
    • Selektor Atribut, selektor yang memiliki elemen berdasarkan atribut. Selektor ini hampir sama seperti selektor Tag, misalnya :
      • input[type=text] {
            background: none;
            color: cyan;
            padding: 10px;
            border: 1px solid cyan;
        }
    • Selektor Universal, selektor yang digunakan untuk menyeleksi semua elemen pada jangkauan (scope) tertentu dan digunakan untuk me-reset CSS untuk menghilangkan padding dan margin tersebut, misalnya :
      • * {
            border: 1px solid grey;
        }
    • Selektor Pseudo,selektor untuk memilih elemen semu seperti state pada elemen, elemen before dan after, elemen ganjil, dan sebagainya. Ada dua macam pseudo selektor, yaitu :
      • pseudo-class selektor untuk state elemen menggunakan tanda titik dua satu, cara penulisannya :
        • a:hover {
            color: green;
          }
      • pseudo-element selektor untuk elemen semu di HTML menggunakan tanda titik dua dua, cara penulisannya :
        • p::first-line {
            color: magenta;
          }
  • Declaration, bagian yang berada di antara tanda kurung kurawal, meliputi :
    • Property, atribut yang dibutuhkan untuk mengatur jenis style CSS atau bagian apa yang akan diubah dari sebuah tag HTML. Misalnya jenis font, ukuran huruf, warna background, lebar tabel dan hal yang berkaitan dengan komponen HTML lainnya
    • Value CSS, sangat bergantung
      kepada jenis property, misalnya untuk ukuran font bisa menggunakan satuan pixel, point, untuk property warna (color) kita harus menggunakan value berupa nama warna atau kode RGB.

Berdasarkan peletakan codenya, CSS dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  • Inline CSS, code CSS yang ditulis dalam tag yang sama dengan baris HTML. Contohnya berikut :

<h1 style="font-size:30px;color:#0C4FF5;">Hello World!</h1>

  • Internal CSS, ditulis pada bagian header file HTML. contoh berikut :
<html>
	<head>
		<style>
			Body  { background-color:#0C4FF5;  }
			p{ font-size:20px;  color:white;  }
		</style>
	</head>
	<body>
		<h1>Inline CSS</h1>
		<p>Ini adalah kalimat pertama saya.</p>
	</body>

</html>
  • External CSS , code CSS diletakkan terpisah dari file HTML. Contohnya berikut :
    • External style CSS dengan element
<html>
	<head>
		<link rel="stylesheet"  type="text/css"  href="style.css">
	</head>
	<body>
		<h1>Inline CSS</h1>
		<p>Ini adalah kalimat pertama saya.</p>
	</body>
</html>
    • External style CSS dengan @import

<html>
<head>
<style>
@import url("style.css");
</style>
</head>
<body>
<h1>Inline CSS</h1>
<p>Ini adalah kalimat pertama saya.</p>
</body>
</html>

Buat file style.css dengan code berikut :

body  { background-color:#0C4FF5;  }
p{ font-size:20px;  color:white;  }

Property CSS dasar, meliputi :

  • CSS Background, Property background, terdiri dari :
    • Background-color
      Contoh:
      Body {
      Background-color : green;
      }
    • Background-Image
      Contoh:
      Body {
      Background-image : url(gambar1.jpg);
      }
    • Background-attachment
      Body {
      Background-attachment : scroll;
      }
    • Background-Repeat
      Body {
      Background-repeat : repeat;
      Background-image : url(image/gambar1.jpg);
      }
    • Background-position
      Body {
      Background-repeat : no-repeat;
      Background-image : url(image/gambar1.jpg);
      Background-position : bottom center
      }
  • CSS Font, Property Font terdiri dari :
    • Font-family
      P {
      Font-family : Arial,Helvetica;
      }
    • Font-size (satuan em,pt,px,mm,cm,%)
      P {
      Font-size : 24em;
      }
    • Font-style (nilai : oblique,italic,normal)
      P {
      Font-style : oblique;
      }
    • Font-variant (nilai : normal,small-caps)
      P {
      Font-family : Arial,Helvetica;
      }
    • Font-weight (nilai :normal,bold,bolder,lighter,100-900)
      P {
      Font-weight : bolder;
      }
  • CSS Teks, Property teks terdiri dari :
    • color
      P {
      color :red;
      }
    • teks-align (nilai left,right,center,justify)
      P {
      Text-align :justify;
      }
    • text-decoration (nilai : none,underline,overline,line-through,blink)
      P {
      Text-decoration :overline;
      }
    • text-transform (nilai : none,capitalize,uppercase,lowercase)
      P {
      Text-transform : capitalize;
      }
    • Letter-spacing
      P {
      letter-spacing : 20px;
      }
    • Teks-indent
      P {
      Text-indent : 50px;
      }
  • CSS List, Property list terdiri dari :
    • List-style-type (nilai : disc,circle,square,lower-roman,upper-roman,none,lower-alpha,upper-alpha)
      Ul {
      List-style-type : disc ;
      }
    • List-style-image (nilai : url,none)
      Ul {
      List-style-image : url(gambar1.jpg) ;
      }
    • List-style-position (nilai : inside,outside)
      Ul {
      List-style-position : inside;
      }
  • CSS Border, Property Border terdiri dari :
    • border-style (nilai : none,dotted,dashed,solid,double,groove,ridge,inset,outset)
      .b1 {
      Border-style-type : groove ;
      }
    • border-bottom-style (nilai : none,dotted,dashed,solid,double,groove,ridge,inset,outset)
      .b1 {
      Border-bottom-style : groove ;
      }
    • border-bottom-width ()
      .b1 {
      border-bottom-width :10px;
      }
    • border-bottom-color ()
      .b1 {
      border-bottom-color :red;
      }
  • Margin dan Padding
    • Margin : pengaturan batas atas,bawah,kanan,kiri pada halaman web
      Body {
      Margin-top : 4cm;
      Margin-right : 3cm;
      Margin-bottom :3cm;
      Margin-left : 4cm;
      }
    • Margin : pengaturan batas atas,bawah,kanan,kiri antara border dengan content.
      Pd css
      .kotak {
      Padding-top : 25px;
      Padding-right : 25px;
      Padding-bottom : 25px;
      Padding-left: 25px;
      border-top-style: solid;
      border-right-style: solid;
      border-bottom-style: solid;
      border-left-style: solid;
      }

 

Posted in   

KODING : JAVASCRIPT

0

 Javascript merupakan bahasa pemograman dalam bentuk skrip untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML sehingga tampilan web menjadi interaktif/dinamis, dikembangkan oleh Brendan Eich pada tahun 1995 pada browser Netscape demgam nama Mocha, kemudian berubah LiveScript dan  diganti JavaScript, agar dapat digunakan disemua browser maka dibuatkan standarnya yaitu ECMAScript pada tahun 2008.

Untuk menggunakan JavaScript, diperlukan komponen pendukung, yaitu :

Setelah didownload lalu install chrome dan VCS sampai selesai, kemudian lakukan setting untuk VSC, sebagai berikut :

  • Tambahkan extensions Live Server kemudian klik install
  • Buat folder, misalnya dengan nama LATIHAN JS untuk menyimpan file program yang akan dibuat
  • Pilih Go Live dan pilih Chrome klik always, atau klik file pilih preference, pilih setting, pilih custom browser pilih chrome dan simpan

JavaScript memiliki struktur sederhana, kodenya dapat disisipkan pada dokumen HTML atau berdiri sendiri. Struktur penulisan JavaScript dalam dokumen atau internal berada dalam tag script, Cara penulisan program JavaScript, dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu :

  • Embed (Kode Javascript ditempel langsung pada HTML., formatnya sebagai berikut :
    !DOCTYPE html>
    <HTML>
        <HEAD>
            <TITLE>Penulisan JS</TITLE>
        </HEAD>
        <BODY>
            <SCRIPTLANGUAGE=”Javascript”>
            console.log("penulisan JS")
            </SCRIPT>
            <h1>Penulisan JS</h1>
        </BODY>
    </HTML>
  • Inline (kode Javascript ditulis pada atribut HTML), formatnya sebagai berikut :
    <!DOCTYPE html>
    <HTML>
        <HEAD>
            <TITLE>Penulisan JS</TITLE>
        </HEAD>
        <BODY>
            <SCRIPTLANGUAGE=”Javascript”>
            console.log("penulisan JS")
            </SCRIPT>
            <h1>Penulisan JS</h1>
            <a href="#" onclick="alert('assalamualaikum')" >klik salam</a>
        </BODY>
    </HTML>
  • Eksternal (Kode Javascript ditulis terpisah dengan file HTML), formatnya sebagai berikut :
    <!DOCTYPE html>
    <HTML>
        <HEAD>
            <TITLE>Penulisan JS</TITLE>
        </HEAD>
        <BODY>
            <SCRIPTsrc="penulisan.js">
            </SCRIPT>
            <h1>Penulisan JS</h1>
            <a href="#" onclick="alert('assalamualaikum')" >klik salam</a>
        </BODY>
    </HTML>

Ada 4 cara menampilkan output pada Javascript. antara lain :

  • Menggunakan Fungsi console.log(), untuk menampilkan teks ke console Javascript, contohnya : console.log("Hello World!");
  • Menggunakan Fungsi alert(), untuk menampilkan jendela dialog, berada pada objek window, contohnya : window.alert("Hello World!"); atau alert("Hello World!");
  • Menggunakan Fungsi document.write(), merupakan objek yang mewakili dokumen HTML di dalam
    Javascript, terdapat fungsi write() untuk menulis sesuatu ke dokumen HTML, contohnya : dokument.write("Hello World!")
  • Menggunakan innerHTML, merupakan sebuah atribut didalam (objek) elemen HTML yang berisi string HTML, dapat menampilkan output ke elemen yang lebih spesifik, contohnya :
    <!DOCTYPE html>
    <html lang="en">
        <head>
            <title>Tampilan JS</title>
        </head>
        <body>
            <h1>"innerHTML"</h1>
            <div id = "ouput"> </div>
        <Script>
            var hasil = document.getElementById("ouput");
            hasil.innerHTML = "<p> Output innerHTML</p>";
        </Script>
        </body>
    </html>

DASAR PEMOGRAMAN JS

  • Komentar, untuk memberikan keterangan tanapa dieksekusi, penulisannya dengan 2 cara, yaitu :
    • // komentar
    • /* komentar */
  • Variabel, merupakan wadah untuk menyimpan sesuatu atau nilai seperti string(teks), number (angka), objek, array, dan sebagainya, menggunakan kata kunci var atau let lalu diikuti dengan nama variabel dan nilainya, misalnya : var nama = ” Zaskia Mecca”, var X = 1998. Variabel bersifat mutable, artinya nilai yang tersimpan di dalamnya, dapat kita isi ulang (berubah), untuk menghapus variabel dengan perintah delete, misalnya delete nama. adapun cara penulisannya harus memperhatikan hal berikut :
    • Harus diawalai dengan karakter (huruf atau baris bawah)
    • Tidak boleh menggunakan spasi
    • Huruf Kapital dan kecil memiliki arti yang berbeda
    • Tidak boleh menggunakan kata-kata yang merupakan perintah dalam JavaScript.
  • Data, merupakan isian atau nilai variabel, yang terdiri dari :
    • Numerik, terdiri dari : integer/bulat misalnya 0222532531, 1000, 45,  dan float/pecahan misalnya 3.146789
    • String, berupa kata atau kalimat cara menulisnya diantara tanda petik tunggal (’) atau tanda petik ganda (”) seperti : “Hallo”, “April”, 'Jl. Setiabudi No 17A', “Cece Kirani” dsb
    • Boolean, bernilai true atau false digunakan untuk mengecek suatu kondisi atau keadaan, misalnya : var X = (Y > 90); artinya jika Y lebih besar dari 90 maka X akan bernilai True
    • Null, merepresentasikan variabel yang tidak diberi nilai awal/diinisilisasi
  • Operator, merupakan simbol yang digunakan untuk melakukan operasi pada suatu nilai dan variabel, yang terbagi dalam 6 jenis, yaitu :
    • Operator aritmatika, untuk beripe numerik, meliputi : +. -, *, /, %,
    • Operator Penugasan (Assignment), digunakan untuk memberikan tugas kepada variabel, untuk mengisi variabel, meliputi : ==, +=, -=, /=, **=, %=
    • Opeartor relasi atau perbandingan, digunakan untuk membandingkan dua nilai, menghasilkan sebuah nilai boolean true dan false, meliputi : ==, >, <, >=, <=, !=
    • Operator Logika, digunakan untuk membandingkan dua nilai, menghasilkan sebuah nilai boolean true dan false, meliputi : &&, ||, !
    • Operator Bitwise, digunakan untuk operasi berdasarkan bit (biner), meliputi : &, |, ^, ~, <<, >>, <<<, >>>
    • Operator Ternary, operator yang teridiri dari tiga bagian, terdiri dari bagian kiri, tengah, dan kanan, meliputi : ?
  • Percabangan, terdiri dari :
    • if, merupakan percabangan yang hanya memiliki satu blok pilihan saat kondisi bernilai benar, misalnya :
      <!DOCTYPE html>
      <html lang="en">
      <head>
          <title>Percabangan if</title>
      </head>
      <body>
          <script>
              var totalBelanja = prompt("Total belanja?", 0);
              if(totalBelanja > 100000){
                  document.write("<h2>Selamat Anda dapat hadiah</h2>");
              }
              document.write("<p>Terima kasih sudah berbelanja di toko kami</p>");
          </script>
      </body>
      </html>
    • if else, merupakan percabangan yang memiliki dua blok pilihan, Pilihan pertama untuk kondisi benar, dan pilihan kedua untuk kondisi salah (else), misalnya :
      <!DOCTYPE html>
      <html lang="en">
      <head>
          <title>Percabangan if/else</title>
      </head>
      <body>
          <script>
              var password = prompt("Password:");
              if(password == "kopi"){
                  document.write("<h2>Selamat datang bos!</h2>");
              } else {
                  document.write("<p>Password salah, coba lagi!</p>");
              }
              document.write("<p>Terima kasih sudah menggunakan aplikasi ini!</p>");
          </script>
      </body>
      </html>
    • if else if, merupakan percabangan yang memiliki lebih dari dua blok pilihan, misalnya :
      <!DOCTYPE html>
      <html lang="en">
      <head>
          <title>Percabangan if/else/if</title>
      </head>
      <body>
          <script>
              var nilai = prompt("Inputkan nilai akhir:");
              var grade = "";
              if(nilai >= 90) grade = "A"
              else if(nilai >= 80) grade = "B+"
              else if(nilai >= 70) grade = "B"
              else if(nilai >= 60) grade = "C+"
              else if(nilai >= 50) grade = "C"
              else if(nilai >= 40) grade = "D"
              else if(nilai >= 30) grade = "E"
              else grade = "F";
              document.write(`<p>Grade anda: ${grade}</p>`);
          </script>
      </body>
      </html>
    • switch/case, merupakan bentuk lain dari percabangan if/else/if, misalnya :
      <!DOCTYPE html>
      <html lang="en">
      <head>
          <title>Percabangan switch/case</title>
      </head>
      <body>
          <script>
              var jawab = prompt("Kamu beruntung! Silakan pilih hadiahmu dengan memasukkan angka 1 sampai 5");
              var hadiah = "";
              switch(jawab){
                  case "1":
                      hadiah = "Tisu";
                      break;
                  case "2":
                      hadiah = "1 Kotak Kopi";
                      break;
                  case "3":
                      hadiah = "Sticker";
                      break;
                  case "4":
                      hadiah = "Minyak Goreng";
                      break;
                  case "5":
                      hadiah = "Uang Rp 50.000";
                      break;
                  default:
                      document.write("<p>Opps! anda salah pilih</p>");
              }
              if(hadiah === ""){
                  document.write("<p>Kamu gagal mendapat hadiah</p>");
              } else {
                  document.write("<h2>Selamat kamu mendapatkan " + hadiah + "</h2>");
              }
          </script>
      </body>
      </html>
    • itenary, merupakan bentuk lain dari percabangan if/else, misalnya :
      <!DOCTYPE html>
      <html lang="en">
      <head>
          <title>Percabangan Ternary</title>
      </head>
      <body>
          <script>
              var jwb = prompt("Apakah Jakarta ibu kota indonesia?");
              var jawaban = (jwb.toUpperCase() == "IYA") ? "Benar": "Salah";
              document.write(`Jawaban anda: <b>${jawaban}</b>`);
          </script>
      </body>
      </html>
    • nested, untuk membuat blok percabangan di dalam percabangan, misalnya :
      <!DOCTYPE html>
      <html lang="en">
      <head>
          <title>Percabangan Ternary</title>
      </head>
      <body>
          <script>
              var username = prompt("Username:");
              var password = prompt("Password:");
              if(username == "petanikode"){
                  if(password == "kopi"){
                      document.write("<h2>Selamat datang pak bos!</h2>");
                  } else {
                      document.write("<p>Password salah, coba lagi!</p>");
                  }
              } else {
                  document.write("<p>Anda tidak terdaftar!</p>");
              }
          </script>
      </body>
      </html>
  • Perulangan,  untuk mengeksekusi kode yang berulang-ulang, secara umum dibagi dua, yaitu :
    • counted loop, merupakan perulangan yang jelas dan sudah jelas jumlah banyak perulangannya, meliputi : Perulangan For, Foreach, Repeat, misalnya :
      • <script>
        let text = "Hello world!";
        let result = text.repeat(2);document.getElementById("demo").innerHTML = result;
        </script>
      • const numbers = [1, 5, 6, 8, 9, 3];numbers.forEach((elemen, indeks, array) => {
        console.log('elemen:', elemen, 'indeks:', indeks, 'array:', array);
        });
      • for(counter = 0; counter < 50; counter+=2){
            document.write("<p>Perulangan ke-"+counter+"</p>");
        }
      • for(let i = 0; i < 10; i++){
            document.write("<p>Perulangan ke-" + i + "</p>")
        }
    • uncounted loop, merupakan perulangan yang tidak jelas berapa kali ia harus mengulang, meliputi : Perulangan While, Do/While, misalnya :
      • var ulangi = confirm("Apakah anda mau mengulang?");;
        var counter = 0;
        do {
            counter++;
            ulangi = confirm("Apakah anda mau mengulang?");
        } while(ulangi)
        document.write("Perulangan sudah dilakukan sebanyak "+ counter +" kali");
      • var ulangi = confirm("Apakah anda mau mengulang?");
        var counter = 0;
        while(ulangi){
            counter++;
            ulangi = confirm("Apakah anda mau mengulang?");
        }
        document.write("Perulangan sudah dilakukan sebanyak "+ counter +" kali");
  • Struktur data, merupakan cara-cara atau metode yang digunakan untuk menyimpan data di dalam memori komputer, salah satunya menggunakan Array, yang merupakan struktur data yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan data dalam satu tempat, Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menambah data ke dalam array, yaitu : Mengisi menggunakan indeks dan method,push(), sedangkan suntuk menghapus data memiliki dua cara, yaitu : Menggunakan delete dan method.pop(). Adapun metode array lainnya antara lain :
    • Method filter(), berfungsi untuk menyaring data dari array, seperti method forEach(),  yaitu : sebuah fungsi callback, misalnya :
      • const numbers = [1, 5, 6, 8, 9, 3];const callbackFn = (elemen, indeks, array) => {
        console.log('elemen:', elemen, 'indeks:', indeks, 'array:', array);
        };numbers.forEach(callbackFn);
    • Method includes(), berfungsi untuk mengecek apakah sebuah data ada di dalam array atau tidak. digunakan untuk melakukan pencarian untuk memastikan data sudah ada di dalam array, misalnya :
      • <!DOCTYPE html>
        <html>
        <body><h1>JavaScript Strings</h1>
        <h2>The includes() Method</h2><p>includes() returns true if a string contains a specified string.</p><p>Find "world":</p>

        <p id="hasil"></p>

        <p>includes() is not supported in Internet Explorer.</p>

        <script>
        let text = "Hello world, welcome to the universe.";
        let result = text.includes("world");

        document.getElementById("hasil").innerHTML = result;
        </script>

        </body>
        </html>

    • Method sort(), berfungsi untuk mengurutkan data pada array, misalnya :
      • <!DOCTYPE html>
        <html>
        <body>
        <h1>JavaScript Arrays</h1>
        <h2>The sort() Method</h2><p>The sort() method sorts an array alphabetically:</p><p id="demo1"></p>
        <p id="demo2"></p><script>
        const fruits = ["Banana", "Orange", "Apple", "Mango"];
        document.getElementById("demo1").innerHTML = fruits;

        fruits.sort();
        document.getElementById("demo2").innerHTML = fruits;
        </script>

        </body>
        </html>

DOM JS

  • Salah satu tugas utama Javascript di dalam web adalah membuat halaman web agar terlihat dinamis dengan bantuan DOM (Document Object Model),
  • DOM merupakan dokumen (HTML) yang dimodelkan dalam sebuah objek, yang menyediakan sekumpulan fungsi dan atribut/data yang dimanfaatkan dalam membuat program Javascript, yang disebut API (Application
    Programming Interface).
  • Objek DOM di javascript bernama document, yang berisi segala hal yang kita butuhkan untuk memanipulasi HTML, Jika kita coba ketik document pada console Javascript, maka yang akan tampil adalah kode HTML.
  • DOM juga menyediakan fungsi untuk membuat elemen HTML,  Salah satunya adalah fungsi createElement(). Maka, akan tercipta elemen <p> baru. Namun tidak akan ditampilkan ke dalam halaman web, Karena belum
    menambahkannya ke dalam body dokumen. Caranya bisa gunakan fungsi append().
  • Jika kita menggunakan fungsiappend() untuk menambahkan elemen, untuk menghapusnya menggunakan
    fungsi remove().
  • Contoh penggunaan DOM :
    • <!DOCTYPE html>
      <html>
      <body><h2>My First Page</h2><p id="demo"></p>

      <script>
      document.getElementById("demo").innerHTML = "Hello World!";
      </script>

      </body>
      </html>

    • <!DOCTYPE html>
      <html>
      <body>
      <h2>JavaScript HTML DOM</h2>
      <p>Finding HTML Elements by Tag Name.</p>
      <p>This example demonstrates the <b>getElementsByTagName</b> method.</p>
      <p id="demo"></p>
      <script>
      const element = document.getElementsByTagName("p");
      document.getElementById("demo").innerHTML = 'The text in first paragraph (index 0) is: ' + element[0].innerHTML;
      </script>
      </body>
      </html>
       
    • <!DOCTYPE html>
      <html>
      <body>
      <h2>JavaScript HTML DOM</h2>
      <p>Finding HTML Elements by Class Name.</p>
      <p class="intro">Hello World!</p>
      <p class="intro">This example demonstrates the <b>getElementsByClassName</b> method.</p>
      <p id="demo"></p>
      <script>
      const x = document.getElementsByClassName("intro");
      document.getElementById("demo").innerHTML =
      'The first paragraph (index 0) with class="intro" is: ' + x[0].innerHTML;
      </script>
      </body>
      </html>

 

AKSI NYATA

  • Perusahaan Travel ”FD Produk” mempunyai armada dengan tujuan :
    • Jakarta harga tiket 100.000
    • Cirebon harga tiket 150.000
    • Tasikmalaya harga tiket 200.000
    • Diskon 10 % untuk member
    • Subtotal : Harga tiket X Jumlah tiket
    • Diskon : 0.10 X Subtotal
    • Total : Subtotal - Diskon
  • Buat Program dengan menggunakan Javascript dengan ketentuan sebagai berikut :
    • Input : Nama pemesan, Tujuan, Jumlah Tiket, Member
    • Output : Harga Tiket, Sub Total, Diskon, Total Bayar, hitung, ulang
  • <!DOCTYPE html>
    <HTML>
        <HEAD><TITLE>Kasir Travel</TITLE></HEAD>
        <BODY>
        <SCRIPTlanguage="JavaScript">
        <!--
        function hitungtotal()
        {
         var nama = (document.fform.inama.value);
         var tujuan = (document.fform.itujuan.value);
         var jumlahtiket = parseFloat(document.fform.ijumlah.value);
         var ht = 0.0;
         var sub = 0.0;
         var diskon =0.0;
         var total =0.0;
         if (tujuan=="Jakarta")
         {
           ht =100000;
         }
         else if (tujuan=="Cirebon")
         {
           ht =150000;
         }
         else
         {
           ht =200000;
         }
         sub = jumlahtiket*ht;
         if (document.fform.imember.checked==true)
         {
          diskon =0.10*sub;
         }
         else
         {
          diskon=0.0;
         }
         total = sub-diskon;
         document.fform.otiket.value=eval(ht);
         document.fform.osub.value=eval(sub);
         document.fform.odiskon.value=eval(diskon);
         document.fform.ototal.value=eval(total);
         // gunakan untuk mengecek !!! alert (total);
        }
        //--></SCRIPT>
        <FORMNAME ="fform">
        <tableborder="1"align="center"width="70%">
          <tr>
            <td
        width="100%"colspan="2"><H2ALIGN="center">Travel FD Produk</H2></td>
          </tr>
          <tr>
            <tdwidth="50%"><PRE>
        Nama         :<inputtype="text"size="20"name="inama">
        Tujuan       :<selectname="itujuan"size=1>
                         <optionvalue="Jakarta">Jakarta</option>
                         <optionvalue="Cirebon">Cirebon</option>
                         <optionvalue="Tasikmalaya">Tasikmalaya</option>
                      </select>
        Jumlah Tiket :<inputtype="text"size="11"name="ijumlah">
        Member       :<inputtype="checkbox"name="imember">Ya</td></pre>
            <tdwidth="50%"><pre>
        Harga Tiket  :<inputtype="text"size="10"name="otiket">
        Sub Total    :<inputtype="text"size="10"name="osub">
        Diskon       :<inputtype="text"size="10"name="odiskon">
        Total Bayar  :<inputtype="text"size="10"name="ototal"></td><pre>
          </tr>
          <tr>
            <tdwidth="100%"colspan="2">
            <center>
        <INPUTTYPE="button"value="Hitung"onclick="hitungtotal()">
        <INPUT TYPE="reset" value="Ulang">
            </center></td>
          </tr>
        </table>
        </FORM>
        </BODY>
        </HTML>

LAMPIRAN :

Posted in   

KODING : PHYTON

0

 Python merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan pada tahun 1980 oleh Guido van Rossum dari Belanda dengan nama ABC, kemudian rilis Python 1.0 pada tahun 1994 dan Python 2.0 pada 2000 serta Python 3.0 pada tahun 2008 yang lisensi open source dan general public license (GPL) sehingga dapat digunakan secara gratis dan didistribusikan dengan bebas bahkan untuk kepentingan komersial

Python mendukung teknik pemrograman berorientasi object (object oriented programming/OOP) maupun pemrograman berbasis fungsi (functional programming), untuk informasi lanjut silahkan ke laman https://www.python.org/. Untuk menggunakan Python dapat dilakukan secara online di laman https://replit.com dan offline dengan cara mendownload source code di laman https://www.python.org/downloads/ kemudian di install. Untuk menjalankan Python dapat dilakukan menggunakan :

  • Shell, digunakan pada OS Linux dan Mac, dengan menekan CTRL+ALT+T
  • Terminal, digunakan OS Windows. dengan mencari IDLE di tombol START
  • IDE (Integrated Development Environment), seperti Visual Code Studio, atau VSCODE

 

DASAR PEMOGRAMAN PYTHON

  • Variabel, merupakan tempat untuk menyimpan data dalam sebuah program, berupa angka atau numerik, karakter atau teks, boolean dan jenis-jenis data lainnya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian nama variabel, yaitu :
    • Karakter pertama dari nama variabel harus berupa huruf atau garis bawah dan tidak boleh berupa angka.
    • Karakter-karakter yang dapat digunakan di dalam nama variabel hanyalah karakter alfanumerik (A–Z, a–z, 0–9) dan garis bawah (_).
    • Karakter pada nama variabel bersifat sensitif (case-sensitif). Artinya huruf kecil dan huruf besar dibedakan
    • Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci bahasa pemrograman Python, karena digunakan sebagai perintah untuk menjalankan fungsi tertentu, seperti : and, assert, break, class, continue, def, del, elif, else, except, exec, finally, for, from, global, if, import, in, is, lambda, not, or, pass, print, raise, return, try, dan while
    • misalnya : dompet = 10000
  • Numerik atau angka. variabel dapat menyimpan dua jenis data numerik, yaitu :
    • Integer, adalah bilangan bulat, sebuah bilangan yang tidak memiliki nilai desimal di dalamnya, seperti : 10, 12, dll
    • Float, adalah bilangan yang memiliki nilai desimal didalamnya. seperti : 79,20 ; 0,01 dll
    • misalnya :
      • untuk penjumlahan : print (10 +2), hasilnya 12
      • untuk pengurangan : print (17,5 - 12,2), hasilnya 5,3
      • untuk pembagian : print (12 // 5), hasilnya 2 yaitu hasil pembagian bulatnya
      • untuk modulo ; print (10 % 3), hasilnya 1 yaitu sisa pembagiannya
  • String atau text. variabel dapat menyimpan text atau karakter, dengan memperhatikan anturan berikut :
    • Gunakan Tanda petik tunggal di depan dan di belakang text, seperti buah = 'mangga'
    • Gunakan tanda petik ganda tiga kali di depan dan di belakang teks yang dituliskan lebih dari satu baris, seperti buah = ''' jambu nanas duren '''
    • Gunakan Tanda petik ganda di depan dan di belakang text yang ada tanda petik tunggal, seperti buku = " emerald's "
    • Gunakan Tanda backslash (\) sebelum tanda petik tunggal dan tanda petik ganda pada teks, seperti berita = ' Red Devil\'s semakin \"menggila\" di liga FA '
    • Gunakan operasi penjumlahan untuk mengabungkan string, seperti : a = "ikan", b = "segar", c = a + b, hasilnya ikansegar
    • Operasi pengurangan, perkalian, pembagian, dan modulo tidak berlaku pada variabel-variabel yang memiliki nilai string atau teks.
  • String-f, menempatkan variabel di dalam string atau teks yang ingin ditampilkan dengan menggunakan tanda
    kurung kurawal {  }, misalnya :
    • hari = 'Sabtu'
    • tanggal = 12
    • bulan = 'Maret'
    • tahun = 2022
    • kondisi_cuaca = 'hujan'
    • print (f'Kondisi cuaca pada hari {hari}, tanggal {tanggal} {bulan} {tahun} adalah {kondisi_cuaca}.')
  • Boolean dan If Statement, nilai boolean yang valid dalam bahasa pemrograman Python adalah True atau False, sedangkan if statement digunakan untuk membuat keputusan dari nilai boolean dan penulisannya agak menjorok kekanan, misalnya :
    • kipas_angin = True
    • if kipas_angin:
      • print ('Anda memiliki sirkulasi udara yang baik.')
  • Else Statement dan Perbandingan, berfungsi sebagai alternatif bagian yang harus dijalankan oleh program pada saat kondisi pada if statement di atasnya bernilai False, misalnya :
    • umur = 30
    • if umur >= 18 :
      • print('Anda masuk ke dalam kategori dewasa.')
    • else :
      • print('Anda masih belum dewasa.')
  • Operator Logika, Ada tiga operator kondisional utama dalam bahasa pemrograman Python, yaitu :
    • operator logika, ada tiga jenis, yaitu and, or, dan not, misalnya :
      • tinggi = 170
        berat = 80
        if tinggi >= 100 and berat < 100:
        print('Anda berhak menaiki wahana ini.')
        else:
        print('Anda tidak boleh menaiki wahana ini.')
      • umur = 15
        menikah = True
        if umur >= 18 or menikah:
        print('Anda masuk ke dalam kategori dewasa.')
        else:
        print('Anda masih belum dewasa.')
      • umur = 16
        menikah = False
        if umur >= 18 or not menikah:
        print('Anda masuk ke dalam kategori dewasa.')
        else:
        print('Anda masih belum dewasa.')
    • operator identitas, digunakan untuk membandingkan dua data di dalam sebuah program untuk mengetahui apakah kedua data tersebut sama atau tidak sama. Terdapat dua jenis operator identitas, yaitu is dan is not serta serupa dengan fungsi
      dari operator perbandingan “==” dan “!=”, misalnya :
      • makanan_favorit_1 = 'rendang'
        makanan_favorit_2 = "rendang"
        makanan_favorit_3 = 'sate'
        if makanan_favorit_1 is makanan_favorit_2:
        print('Kedua data adalah sama. ')
        else:
        print('Kedua data adalah berbeda. '), hasilnya kedua data adalah sama
      • makanan_favorit_1 = 'rendang'
        makanan_favorit_2 = "rendang"
        makanan_favorit_3 = 'sate'
        if makanan_favorit_1 is not makanan_favorit_3:
        print('Kedua data adalah berbeda. ')
        else:
        print('Kedua data adalah sama. '), hasilnya kedua data adalah berbeda
    • operator keanggotaan, berfungsi untuk mengetahui apakah sebuah nilai yang dibandingkan merupakan anggota dari sekumpulan nilai yang biasanya direpresentasikan di dalam sebuah list atau tuple, yaitu in dan not in. misalnya :
      • makanan_favorit = ('rendang', 'sate', 'nasi goreng')
        makanan = 'bakso'
        if makanan in makanan_favorit:
        print('Makanan tersebut adalah makanan favorit Anda.')
        else:
        print('Makanan tersebut bukan makanan favorit Anda.'), hasilnya Makanan tersebut bukan makanan favorit Anda.
      • makanan_favorit = ('rendang', 'sate', 'nasi goreng')
        makanan = 'bakso'
        if makanan not in makanan_favorit:
        print('Makanan tersebut bukan makanan favorit Anda.')
        else:
        print('Makanan tersebut adalah makanan favorit Anda.'), hasilnya Makanan tersebut bukan makanan favorit Anda.
  • Bilangan Acak atau Random, merupakan modul bawaan dari Python yang berfungsi sebagai bilangan acak, untuk mengaktifkannya dengan import modulnya, ada 2 perintah yaitu random untuk menghasilkan bilangan acak float dan randint untuk menghasilkan bilangan acak integer, misalnya :
    • import random
      print(random.random()), hasilnya 0.6779798068622993
    • import random
      print(random.randint(1, 7)), hasilnya 1,2,3,4,5,6,7
  • Kutipan Acak, untuk menampilkan kutipan atau keterangan yang berubah secara acak saat program dijalankan, misalnya :
    • import random
      nomor_1 = random.randint(0, 999)
      nomor_2 = random.randint(0, 999)
      nomor_3 = random.randint(0, 999)
      pilihan_kutipan = random.randint(1, 3)
      if pilihan_kutipan == 1:
      kutipan = '''
      "Tulislah sendiri buku yang tak kau temukan ketika kau
      cari."
      ~ Budhi Gustiandi, 2022 ~
      '''
      elif pilihan_kutipan == 2:
      kutipan = '''
      "Jika kau merasa sakit karena suatu perbuatan,
      belajarlah untuk tidak melakukan perbuatan tersebut
      ke orang lain."
      ~ Anonim ~
      '''
      elif pilihan_kutipan == 3:
      kutipan = '''
      "Suatu pekerjaan yang paling tak kunjung bisa
      diselesaikan adalah pekerjaan yang tak kunjung pernah
      dimulai. "
      ~ J.R.R. Tolkien ~
      '''
      print(f'''
      Kutipan hari ini:
      {kutipan}
      Nomor keberuntungan Anda: {nomor_1}-{nomor_2}-{nomor_3}
      ''')
  • List, sebuah daftar yang berisi data secara berurutan, dapat berisi campuran dari jenis-jenis data yang dapat digunakan di dalam bahasa pemrograman Python. Cara membuat sebuah list dengan membuat sebuah variabel, dan memberikan tanda sama dengan, serta memberikan kurung siku buka dan tutup, adapun urutan di dalam List yang dimulai dari urutan Ke-0. Didalam list dapat ditambahkan perintah lainnya, seperti :
    • List, misalnya :
      • makanan_favorit = ['rendang', 'sate', 'nasi goreng']
        print(makanan_favorit[1]), hasilnya sate
    • len, kependekan dari length, untuk mengetahui panjang sebuah list, mjsalnya :
      • makanan_favorit = ['rendang', 'sate', 'nasi goreng']
        print(len(makanan_favorit) len(makanan_favorit)), hasilnya 3
    • .append(), untuk menambahkan data baru ke dalam list pada urutan terakhir, misalnya :
      • makanan_favorit = ['rendang', 'sate', 'nasi goreng']
        makanan_favorit.append('bakso')
        print(makanan_favorit), hasilnya ['rendang', 'sate', 'nasi goreng', 'bakso']
    • .insert(),  untuk menambahkan data baru sesuai urutan yang dinginkan, dengan memasukkan dua nilai ke dalam tanda kurungnya dengan masing-masing nilai dipisahkan oleh tanda koma, misalnya :
      • makanan_favorit = ['rendang', 'sate', 'nasi goreng']
        makanan_favorit.insert(2, 'soto')
        print(makanan_favorit). hasilnya ['rendang', 'sate', 'soto', 'nasi goreng']
    • del(), untuk menghapus data pada list, dengan menuliskan nama list dan urutan yang akan dihapus dengan tanda kurung siku, misalnya :
      • makanan_favorit = ['rendang', 'sate', 'nasi goreng']
        del(makanan_favorit[1])
        print(makanan_favorit), hasilnya ['rendang', 'nasi goreng']
  • Tuple, untuk membuat daftar data yang tidak akan berubah, dengan menggunakan tanda kurung biasa, misalnya :
    • makanan_favorit = ('rendang', 'sate', 'nasi goreng')
  • For loop, untuk menjalankan bagian kode beberapa kali, caranya dengan mengetikkan for, diikuti spasi, diikuti oleh nama variabel, diikuti spasi, diikuti in, diikuti spasi, dan diikuti range()dan masukkan sejumlah angka di dalam tanda kurung tersebut, pada baris berikutnya (jangan lupa untuk memberikan spasi atau tab sehingga baris kode menjadi agak menjorok ke dalam dan agar baris kode tersebut menjadi bagian dari for loop), Anda ketikkan print(), misalnya :
    • for nomor in range(500):
      print(nomor), hasilnya 0 sampai 499
    • makanan_favorit = ('rendang', 'sate', 'nasi goreng')
      for makanan in makanan_favorit:
      print(makanan), hasilnya rendang, sate, nasi goreng
  • Dictionary, untuk membuat dafatar data, dengan menggunakan kurung kurawal yang terdiri dari key dan value, dimana masing-masing isi dipisahkan oleh tanda baca koma dan pasangan key-value dipisahkan oleh tanda baca titik dua, misalnya :
    • keluarga = {'Budhi' : 'Agustus', 'Ratih' : 'September', 'Pradya' : 'November'}
      print(keluarga['Budhi']), hasilnya Agustus
    • untuk menambahkan data, misalnya :
      • keluarga = {'Budhi' : 'Agustus', 'Ratih' : 'September', 'Pradya' : 'November'}
        print()
        keluarga['Vrasya'] = 'Mei'
        keluarga['Farsya'] = 'Oktober'
        print(keluarga), hasilnya {'Budhi' : 'Agustus', 'Ratih' : 'September', 'Pradya' : 'November', 'Vrasya' : 'Mei', 'Farsya' : 'Oktober' , 'Vrasya' : 'Mei', 'Farsya' : 'Oktober'}
    • untuk menghapus data, misalnya :
      • keluarga = {'Budhi' : 'Agustus', 'Ratih' : 'September', 'Pradya' : 'November'}
        print()
        del(keluarga['Ratih'])
        print(keluarga), hasilnya {'Budhi' : 'Agustus', 'Pradya' : 'November'}
    • untuk menghitung jumlah data, misalnya :
      • keluarga = {'Budhi' : 'Agustus', 'Ratih' : 'September', 'Pradya' : 'November'}
        print(len(keluarga)), hasilnya 3
  • Split, untuk memisahkan teks menjadi list, dengan cara menambahkan tanda kurung biasa, misalnya :
    • teks = ''' Pandemi COVID-19 telah memaksa dan menjadi katalisator penting dalam mengubah secara radikal aktivitas hidup
      manusia dari offline ke online. '''
      teks_dalam_list = teks.split()
      print(teks_dalam_list), hasilnya ['Pandemi', 'COVID-19', 'telah', 'memaksa', 'dan', 'menjadi', 'katalisator', 'penting', 'dalam', 'mengubah', 'secara', 'radikal', 'aktivitas', 'hidup', 'manusia', 'dari', 'offline', 'ke', 'online.']
    • teks = ''' Pandemi COVID-19 telah memaksa dan menjadi katalisator penting dalam mengubah secara radikal aktivitas hidup
      manusia dari offline ke online. '''
      teks_dalam_list = teks.split()
      print(len(teks_dalam_list) teks_dalam_list)), hasilnya 19
  • Fungsi, merupakan cara untuk memberi nama pada baris kode yang ada di dalam program, dimulai dengan def (define) kemudian spasi dan nama dalam tanda kurung biasa, misalnya :
    • def sapa():
      print('Selamat pagi.')
      sapa(), hasilnya Selamat Pagi
  • Parameter, cara untuk memberi masukan ke dalam sebuah fungsi, dimasukkan di dalam tanda kurung yang mengikuti sebuah fungsi, misalnya :
    • def salam_kenal(pemberi_salam):
      print(f'Perkenalkan nama saya {pemberi_salam}.')
      salam_kenal('Budhi'), hasilnya : Perkenalkan nama saya Budhi
  • Return, untuk mengembalikan informasi yang dihasilkan oleh sebuah fungsi, misalnya :
    • def tiga_kali_lipat(bilangan):
      return bilangan * 3
      hasil_perkalian = tiga_kali_lipat(7)
      print(hasil_perkalian), hasilnya 21
  • Komentar, untuk memberikan keterangan dan tidak akan di eksekusi dengan menambahkan tanda #, misalnya :
    • # Buatlah sebuah list yang terdiri dari minimal tiga teks di dalamnya
      daftar_nama = ['Budhi', 'Ratih', 'Pradya']  # masukkan nama orang
  • Input, untuk memasukan data pada program dalam tanda kurung, misalnya :
    • nama_lengkap = input('Masukkan nama lengkap Anda: ')  # misalnya : Budhi Gustiandi
      print(f'Nama lengkap Anda adalah {nama_lengkap})
      hasilnya : Masukkan nama lengkap Anda: Budhi Gustiandi
      Nama lengkap Anda adalah Budhi Gustiandi
  • .lower, untuk merubah ke huruf kecil, misalnya :
    • kalimat = "Hello?"
    • print(kalimat.lower()), hasilnya hello?
  • .upper, untuk merubah ke huruf kapital, misalnya :
    • kalimat = "Hello?"
    • print(kalimat.upper()), hasilnya HELLO?
  • while loop, merupakan kombinasi dari if statement dan for loop, dijalankan selama kondisi yang dipersyaratkannya bernilai True dan akan dihentikan ketika kondisi yang dipersyaratkannya bernilai False, cara penulisannya dengan mengetikkan while, spasi, kemudian kondisi yang bernilai True, dan tanda baca titik dua, misalnya :
    • import random
      bilangan = random.randint(1, 10)
      tebakan = int(input('Berapakah bilangan yang telah dipilih? Tebakan Anda: ))
      jumlah_tebakan = 1
    • while tebakan != bilangan:
      jumlah_tebakan += 1
      tebakan = int(input('Berapakah bilangan yang telah dipilih? Tebakan Anda: ))
    • print(f'Anda berhasil menebak dengan benar setelah {jumlah_tebakan} kali menebak.')
  • time, menggunakan perintah import time, dengan mengetikkan perintah time.sleep() dan memberikan bilangan integer di dalam tanda kurungnya, misalnya :
    • import time
      print('Selamat datang di dalam permainan tebak angka.')
      time.sleep(2)
      print('Pada permainan ini Anda diminta untuk menebak bilangan di antara 1 dan 100.')
      time.sleep(3)
      print('Program akan memilih bilangan di antara 1 dan 100 secara acak.')
    • time.sleep(3) time.sleep(3)
      print('Memilih bilangan...')
      time.sleep(2) time.sleep(2)
      import random
      bilangan = random.randint(1, 100)
      tebakan = int(input('Berapakah bilangan yang telah dipilih? Tebakan Anda: ))
      jumlah_tebakan = 1
      while tebakan != bilangan:
      jumlah_tebakan += 1
      if tebakan < bilangan:
      tebakan = int(input('''Tebakan Anda masih salah. Anda harus menebak bilangan yang lebih besar lagi.
      Berapakah bilangan yang telah dipilih? Tebakan Anda: '''))
      else:
      tebakan = int(input('''Tebakan Anda masih salah. Anda harus menebak bilangan yang lebih kecil lagi.
      Berapakah bilangan yang telah dipilih? Tebakan Anda: '''))
      print(f'Anda berhasil menebak dengan benar setelah {jumlah_tebakan} kali menebak.')

 

AKSI NYATA

    • Kedai kopi F&D Coffe menjual minuman kopi dengan berbagai pilihan menu, pada usaha kedai kopi ini sudah masuk (PKP) Pengusaha Kena Pajak. Dengan begitu penjual atau pengusaha memberikan pungutan tambahan biaya sebesar 10% atau ppn saat pembelian minuman kopi, berikut detai kasir penjualan minuman kopi :
      • Untuk proses penginputan pada mesin kasir perlu memasukkan list abjad urutan menu yang tersedia (1,2,3, dan 4), kemudian lanjut ke input jumlah pesan.
      • Jika proses input tidak sesuai dengan list menu yang tersedia maka akan muncul notif proses input tidak tersedia dan akan di berikan pilihan untuk melanjutkan order atau tidak
      • Jika Y proses akan lanjut ke print invoice yang kosong dan di alihkan ke tampilan utama kembali untuk bisa melakukan input dari awal. Jika memilih N proses akan print invoice kosong dan proses selesai.
      • Kemudian untuk menu dengan urutan a dan b sedang ada diskon 20% setiap pembelian dalam jumlah pesan 5 ke atas, diskon = int(harga*0.2), totalharga=int(harga-diskon+ppn)
      • Penambahan pungutan biaya ppn 10% kepada pembeli, ppn= int(harga * 0.1),  harga=11000*jumlahpesan), totalharga=int(harga+ppn)
      • Proses print melakukan print menu yang dipilih, jumlah pesan, harga*jumlahpesan, diskon, ppn, dan jumlah bayar atau total harga yang harus dibayar.
      • Di akhir ada pilihan untuk lanjut order atau berhenti jika, pilihan Y akan lanjut seperti awal, jika input N program akan berhenti.
    • Daftar Harga :
      INISIALISASI LISTMENU KOPIHARGA MENU KOPI
      1ES Kopi SusuRp 11.000
      2ES Kopi CoklatRp 12.000
      3ES Kopi HitamRp 10.000
      4ES Kopi AmericanoRp 13.000
  • List Program

pilihan="y"
while pilihan=="y":
print("""
==============================

F&D Coffe
Daftar Menu

==============================
1. ES Kopi Susu : Rp 11.000
2. ES Kopi Coklat : Rp 12.000
3. ES Kopi Hitam : Rp 10.000
4. Ice Americano : Rp 13.000
==============================
""")
pesan=str(input("masukkan list abjad menu kopi ="))
jumlahpesan=int(input("masukkan jumlah pesanan ="))
if pesan == "1":
listnama= "ES Kopi Susu"
harga=(11000*jumlahpesan)
ppn= int(harga * 0.1)
if jumlahpesan >= 5:
diskon = int(harga*0.2)
totalharga=int(harga-diskon+ppn)
else:
diskon =(0)
totalharga=int(harga+ppn)
elif pesan == "2":
listnama= "ES Kopi Coklat"
harga = (12000*jumlahpesan)
ppn = int(harga * 0.1)
if jumlahpesan >= 5:
diskon = int(harga * 0.2)
totalharga =int(harga-diskon+ppn)
else:
diskon =(0)
totalharga =int(harga+ppn)
elif pesan == "3":
listnama= "ES Kopi Hitam"
harga=int(10000*jumlahpesan)
ppn = int(harga * 0.1)
diskon=0
totalharga=int(harga+ppn)
elif pesan == "4":
listnama= "ES Americano"
harga=int(13000*jumlahpesan)
ppn = int(harga * 0.1)
diskon=0
totalharga = int(harga+ppn)
else:
listnama = "-"
harga = "-"
ppn = "-"
diskon = "-"
totalharga = "-"
pilihan=input("menu tidak tersedia, silahkan masukkan kode menu yang tersedia silahkan ulangi kembali Y/N =")

print("--------------------------")
print("F&D Coffe")
print("--------------------------")
print("Menu :",listnama)
print("Jumlah Pesan :", jumlahpesan)
print("Harga :", harga)
print("Diskon :", diskon)
print("PPN :", ppn)
print("--------------------------")
print("Jumlah Bayar :", totalharga)
print("--------------------------")
pilihan=input("apakah anda ingin order kembali Y/N =")

Lampiran : File program kasir

Posted in